Efektivitas penambahan pupuk organik pada pertumbuhan dan hasil jagung (Zea mays L.) hibrida

Reyna Harum Aprilia, Supriyono Supriyono, Pardono Pardono, Sri Nyoto

Sari


Jagung hibrida merupakan persilangan dari dua atau lebih benih yang memiliki sifat unggul. Jagung hibrida memiliki produktivitas tinggi dalam potensi hasil dan pertumbuhan tanaman lebih seragam. Salah satu solusi untuk meningkatkan produktivitas jagung tanpa merusak tekstur atau struktur tanah adalah dengan menggunakan pupuk organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penambahan pupuk organik dengan dosis yang berbeda pada pertumbuhan dan hasil jagung hibrida. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) 5 perlakuan dan diulang 5 kali. Perlakuan yang dimaksud : Kontrol (G0), 5 ton/ha (G1), 10 ton/ha (G2), 15 ton/ha (G3), 20 ton/ha (G4). Pupuk organik yang digunakan sebagai perlakuan adalah pupuk organik Dirjanik. Pupuk organik diberikan bersamaan pada saat penanaman sebagai pupuk dasar dan saat 4 mst dengan cara disebar secara merata pada tiap petakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis yang efektif untuk pertumbuhan dan hasil adalah 20 ton/ha. Variabel pertumbuhan indeks luas daun meningkat secara nyata pada dosis 20 ton/ha, yang mana pertumbuhannya lebih tinggi dibandingkan kontrol dan dosis pupuk yang lain. Variabel hasil berat tongkol berkelobot, berat tongkol tanpa kelobot, berat biji per petak, berat biji per tanaman, dan berat 100 biji meningkat secara nyata pada dosis 20 ton/ha.


Kata Kunci


jagung hibrida, pupuk organik, tanah masam

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats