Kadar Flavonoid Total Simplisia Tempuyung (Sonchus arvensis L.) dengan Metode Pengeringan Kombinasi di Dataran Tinggi

Devi Safrina, Dian Susanti, Tyas Friska Dewi, Mey Dita

Sari


Tempuyung (Sonchus arvensis L.) memiliki khasiat sebagai anti inflamasi, anti oksidan, batu ginjal dan obat penenang. Kebutuhan akan daun tempuyung semakin tinggi karena tanaman ini banyak digunakan sebagai komposisi produk jamu. Produksi simplisia tempuyung merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan agar ketersediaannya berkesinambungan. Proses pembuatan simplisia yang baik memerlukan metode pengeringan dengan hasil yang optimal terutama dari segi kandungan kimia. Proses pengeringan sangat berpengaruh terhadap kualitas simplisia yang dihasilkan. Pengeringan ini dapat melalui pengeringan tradisional dan modern. Pengeringan tradisional sangat dipengaruhi oleh lingkungan sehingga sulit memenuhi standar terutama pengeringan yang dilakukan di dataran tinggi, sementara pengeringan modern menggunakan oven memerlukan biaya yang tinggi. Oleh karena itu, pengeringan kombinasi merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan. Penelitian ini bertujuan mengetahui kadar flavonoid tempuyung menggunakan beberapa metode pengeringan kombinasi yang dilakukan di dataran tinggi. pengeringan kombinasi flatbed dryer dan oven kabinet (P1), pengeringan kombinasi flatbed dryer dan oven room (P2), pengeringan kombinasi sinar matahari dan oven kabinet (P3), dan pengeringan kombinasi sinar matahari dan oven room (P4). Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa metode pengeringan kombinasi di dataran tinggi tidak berpengaruh signifikan terhadap kadar flavonoid total simplisia tempuyung, akan tetapi pengeringan kombinasi sinar matahari menghasilkan kadar flavonoid tertinggi yaitu 0,43%.


Kata Kunci


Sonchus aervensis L., pengeringan kombinasi, dataran tinggi, flavonoid total

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats