Respon Pertumbuhan dan Hasil Kedelai Terhadap Jarak Tanam

Rina Artari, Pratanti Haksiwi Putri, Afik Setiawan, Titik Sundari

Sari


Pengaturan ruang tumbuh berpeluang meningkatkan produktivitas tanaman. Pola pengaturan tanaman di lapangan melalui pengaturan model jarak tanam diprediksi dapat mengoptimalkan lingkungan agronomi untuk perkembangan dan hasil kedelai. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan informasi populasi optimal kedelai yang mampu memberikan hasil secara maksimal. Penelitian dilakukan di Kebun Percobaan Kendalpayak pada bulan Agustus - Desember Tahun 2018. Rancangan percobaan yang digunakan adalah acak kelompok faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu varietas dan jarak tanam. Pengamatan terhadap karakter komponen hasil diantaranya tinggi tanaman, jumlah polong isi, jumlah buku subur, jumlah cabang, bobot biji per tanaman, hasil biji persatuan luas dan bobot 100 biji. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa interaksi antara varietas dengan jarak tanam hanya berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman. Interaksi antara varietas dan jarak tanam tidak memberikan hasil yang berbeda nyata, kecuali pada karakter tinggi tanaman. Pada varietas Dega 1, jarak tanam 25 cm x 15 cm  dan 30 cm x 15 cm memberikan hasil  ≥ 2 t/ha sedangkan pada varietasArgomulyo hasil ≥ 2 t/hadicapai pada jarak tanam 30 cm x 15 cm. Jarak tanam 30 cm x 15 cm dapat diterapkan pada varietas Dega 1 dan Argomulyo untuk memperoleh hasil tinggi.

 


Kata Kunci


hasil, jarak tanam, kedelai

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats