Kajian Kualitas Air Hujan dan Nutrisi NPK pada Budidaya Tomat Apel (Solanum lycopersicum Lycopersicum esculentum Mill, var.pyriforme) dengan Media Tanam Cocopeat dan Kompos

Sarah Fitri Soerya, Nurpilihan Bafdal, Dwi Rustam Kendarto

Sari


Fertigasi merupakan salah satu teknologi yang dikembangkan di dalam dunia pertanian,. Fertigasi adalah sistem irigasi kombinasi dengan unsur hara biasa digunakan di dalam hidroponik. Hidroponik merupakan salah satu teknologi penanaman tanpa menggunakan tanah. Tanaman yang digunakan adalah Tomat Apel (Solanum lycopersicum Lycopersicum esculentum Mill, var.pyriforme). Air hujan dapat digunakan untuk pengairan pada pertanian yang dapat menjadi solusi untuk kebutuhan air di musim kemarau sebagai sumber irigasi yang berasal dari daerah Jatinangor, Sumedang, kampus Universitas Padjadjaran. Air hujan memiliki beberapa masalah yaitu pH terlalu tinggi dan DHL terlalu rendah. Air irigasi ditambahkan nutrisi sebagai penambahan unsur hara untuk kebutuhan tanaman. Pengamatan kulitas air hujan dilakukan berdasarkan nilai pH, TDS, TSS dan kekeruhan. Untuk mengoptimalkan pertumbuhan Tomat Apel, digunakan NPK yang dicampurkan pada irigasi dengan menggunakan media tanam cocopeat dan kompos. Analisis deskriptif pada data pengamatan hasil panen secara kuantitatif dengan simulasi atau prediksi bobot buah. Tomat Apel dengan penggunaan nutrisi NPK dan penggunaan media tanam cocopeat:kompos menghasilkan bobot prediksi sebesar 2.450 gram/pohon dengan total penggunaan air 19,01 liter/tanaman selama 78 hari dan total konsumsi NPK dalam bentuk granular sebanyak 2,296 kg. Efisiensi penggunaan air tanaman Tomat Apel pada greenhouse adalah sebesar 94,07 kg/m3.

 


Kata Kunci


fertigasi, kualitas air hujan, nutrisi NPK, tomat apel

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats