Perbedaan Karakteristik Demografis Peternak Sapi Potong Terhadap Penerimaan Teknologi Fermentasi Jerami Sebagai Penunjang Integrasi Tanaman-Ternak di Kecamatan Mojosongo Kabupaten Boyolali

Sutrisno Hadi Purnomo, Shanti Emawati, Ayu Intan Sari, Endang Tri Rahayu

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan karakteristik demografis peternak sapi potong terhadap penerimaan teknologi fermentasi jerami di Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan teknik survey yang dilakukan pada peternak sapi potong sekaligus petani padi di Kecamatan Mojosongo Kabupaten Boyolali. Teknik pengambilan responden dalam penelitian ini adalah dengan metode convenience sampling dengan jumlah sampel sebanyak 65 peternak sapi potong di Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali. Data primer diperoleh melalui kuesioner dan wawancara dengan 65 peternak sapi potong. Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Boyolali. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas dan uji Oneway-ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuesioner dinyatakan valid karena nilai r hitung > r tabel. Kuesioner dalam penelitian ini dinyatakan reliabel karena hasil Cronbach’s Alpha menunjukkan nilai 0,723. Pada uji Oneway-ANOVA mendapatkan hasil bahwa perbedaan karakteristik demografis peternak sapi potong (umur, pendidikan, pekerjaan utama, lama beternak, status usaha peternakan dan jumlah ternak yang dimiliki) berpengaruh terhadap penerimaan teknologi fermentasi jerami di Kecamatan Mojosongo Kabupaten Boyolali. Simpulan yang dapat diperoleh dalam penelitian ini adalah perbedaan karakteristik demografis peternak sapi potong memberikan pengaruh yang berbeda terhadap penerimaan teknologi fermentasi jerami di Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali.


Kata Kunci


karakteristik demografis, sapi potong, penerimaan teknologi

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats