Korelasi Genetik antara Bobot Telur dengan Indeks Telur Itik Magelang di Dusun Sempu, Desa Ngadirojo, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang

Nadia Ade Luthfiana, Budi Santoso, Ayu Rahayu

Sari


Itik Magelang merupakan itik asli Indonesia yang dinamakan sesuai dengan tempat perkembangannya yaitu daerah Magelang dan sekitarnya. Itik Magelang merupakan salah satu unggas lokal produktif sebagai penghasil telur. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui korelasi genetik dari bobot dan indeks telur Itik Magelang di Dusun Sempu, Desa Ngadirojo, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang. Sampel penelitian yang digunakan adalah 100 butir telur Itik Magelang yang berasal dari 4 pejantan, 25 induk betina yang berumur 6 bulan dan berasal dari 3 peternak warga yang diukur menggunakan jangka sorong. Metode statik yang digunakan untuk menaksir besarnya korelasi genetik yaitu berdasarkan analisis kovarian (peragam) untuk menaksir besarnya komponen ragam maupun peragam dari dua sifat. Hasil penelitian menunjukan rata-rata bobot telur Itik Magelang yaitu mulai dari 60,223±3,601 sampai dengan 66,6272±5,141, sedangkan perhitungan indeks telur didapat hasil mulai dari 0,781±0,031 sampaia dengan 0,794±0,036. Nilai korelasi genetik bobot telur dengan indeks telur yaitu 0,595±0,592. Hal ini menyatakan bahwa korelasi genetik antara bobot telur dengan indeks telur bernilai tinggi yaitu semakin besar bobot telur maka indeks telur juga semakin besar.


Kata Kunci


bobot, indeks telur, korelasi genetik

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats