Motivasi Petani Dalam Penerapan Pgpr (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) Pada Tanaman Cabai Di Kecamatan Prambanan Kabupaten Sleman

Temmy Sulistyowati, Dwiningtyas Padmaningrum, Sugihardjo Sugihardjo

Sari


Pembangunan pertanian yang mengarah pada pertanian ramah lingkungan yaitu adanya inovasi PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) sebagai pengganti pestisida dan pupuk kimia, fungsi dari PGPR mempercepat pertumbuhan dan mengendalikan serangan hama penyakit. Berhubungan dengan itu motivasi penting dikaji untuk mengetahui bagaimana petani memiliki keinginan dan dorongan untuk menerapkan PGPR. Penelitian ini bertujuan 1) menganalisis sikap, minat, nilai, dan aspirasi petani dalam penerapan PGPR, 2) menganalisis motivasi petani, 3) menganalisis hubungan sikap, minat, nilai, dan aspirasi petani dengan tingkat motivasi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan teknik survei.Lokasi penelitian di Kecamatan Prambanan yang menerapkan PGPR sejak tahun 2012.Populasi dari 6 kelompok tani yang berada di Desa Sambirejo, Bokoharjo, Wukirharjo, dan Gayamharjo.Penelitian ini menggunakan teknik proportional random sampling dengan sampel 60 petani. Pengujian hubungan menggunakan analisis rank spearman dan uji signifikansi dengan IBM SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan 1) sikap petani dalam kategori positif, minat dalam kategori tinggi, nilai dalam kategori sangat baik, dan aspirasi dalam kategori rendah, 2) Motivasi petani dalam kategori tinggi, kebutuhan eksistensi dan kebutuhan relasi dalam kategori tinggi, kebutuhan pertumbuhan dalam kategori sangat tinggi, 3) uji rank spearman menunjukkan faktor-faktor sikap, minat, nilai memiliki hubungan yang sangat signifikan dengan motivasi petani, sedangkan aspirasi tidak memiliki hubungan yang signifikan.


Kata Kunci


motivasi, pertanian ramah lingkungan, plant growth promoting rhizobacteria (PGPR)

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats