Peran Penyuluh Pertanian Swadaya Dalam Mendukung Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan Akibat Perkembangan Kawasan Solo Baru Di Kabupaten Sukoharjo

Arkanudin Rizki Permono, Vincent Hadi Wiyono, Lukman Hakim

Sari


Pembangunan Kawasan Solo Baru dan Kartasura memberikan daya dukung bagi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sukoharjo dan Kota Solo. Konsep Kawasan Solo Baru dan Kartasura sebagai kota satelit mandiri dengan konsep permukiman yang didukung oleh ketersediaan fasilitas penunjang akan berimbas pada perubahan pemanfaatan lahan. Perubahan pemanfaatan lahan memberikan dampak pada sektor pertanian. Keberadaan sektor pertanian sebagai penyedia lumbung pangan nasional di Kabupaten Sukoharjo semakin terancam karena lahan pertanian berubah fungsi menjadi kawasan industri non pertanian. Pemberdayaan petani menjadi perhatian penting untuk menghadapi kondisi perubahan ini. Pelibatan petani sebagai penyuluh pertanian swadaya merupakan alternatif solusi pemberdayaan petani. Alternatif solusi ini sesuai UU Nomor 16 Tahun 2006 Tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran penyuluh pertanian swadaya dalam mendukung perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan akibat perkembangan Kawasan Solo Baru di Kabupaten Sukoharjo. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, Focus grup discussion (FGD), dan dokumentasi. Penyuluh Pertanian Swadaya memiliki 3 peran. Pertama, distribusi informasi program pemerintah kepada anggota kelompok tani setiap kecamatan. Kedua, penguatan posisi tawar petani kepada pemerintah dan swasta. Ketiga, pengorganisasian kelompok tani melalui pengelolaan Lembaga Keuangan Mikro; fasilitator usaha tani; serta pelaksanaan kegiatan kunjungan antar kelompok tani.

 


Kata Kunci


pertanian, swadaya, berkelanjutan Solo Baru

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats