Masalah dan Tantangan Penyuluhan Pertanian di Era Pandemi Covid-19 : Review

Agung Wibowo

Sari


Penyuluhan adalah proses aktif yang memerlukan interaksi antara penyuluh dan yang disuluh agar terbangun proses perubahan perilaku. makalah ini mendeskripsikan tentang revitaliasai makna penyuluhan, masalah penyuluhan di era pandemi Covid-19, dan tantangan penyuluhan di masa depan. Revitalisasi makna penyuluhan meliputi: (1) penyuluhan tidak hanya sekedar menyampaikan pesan informasi kepada sasaran (petani) tetapi merupakan aktivitas penyampaian pesan hingga terjadi perubahan perilaku (pengetahuan, sikap dan ketrampilan) penerima pesan/masayarakat sasaran; (2) penyuluhan tidak hanya sekadar transfer teknologi tetapi penyuluhan merupakan proses kegiatan yang dilakukan anatar penyuluh dan masyarakat sasaran di dalam upaya menyelesaikan permasalahan yang dihadapi petani; (3) Penyuluhan tidak hanya sekadar kegiatan yang sifatnya parsial dan bersifat sporadic jangka pendek namun penyuluhan merupakan sebuah aktivitas yang dilakukan secara menyeluruh dengan tahapan yang sangat panjang dan berkesinambungan; (4) penyuluhan tidak didasarkan atas kepentingan penyuluh belaka tetapi penyuluhan didasarkan atas kebutuhan masyarakat sasaran. Selanjutnya masalah penyuluhan di era pandemi Covid-19 adalah: (1) rendahnya tingkat kosmopolitan petani membuat lambatnya informasi yang didapatkan; (2) petani dengan segala keterbatasan sulit untuk bisa beradaptasi terhadap perubahan; (3) radius of trust petani sangat pendek. Dengan demikian tantangan penyuluhan di masa depan adalah: (1) bagaimana membangkitkan jiwa wirausaha bagi petani; (2) pengenalan aplikasi media sosial dan web menjadi suatu keharusan sebagai media baru yang harus digunakan penyuluh; dan (3) penyuluhan di masa depan harus mampu mensinergiskan konflik kepentingan antar stakeholder.


Kata Kunci


covid, masalah penyuluhan,petani, revitalisasi

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats