Kajian Kualitas Pemanenan Air Hujan yang Diberikan Pupuk AB Mix Pada Media Tanam Arang Sekam dan Zeolit Terhadap Pertumbuhan Fase Vegetatif Tanaman Tomat Red Pear (Lycopersicum Validum) Pada Saat Pandemik COVID-19

Tresna Shinta Dewi, Nurpilihan Bafdal, Edy Suryadi

Sari


Pemanenan air hujan merupakan suatu upaya penampungan air hujan yang melimpah saat musim hujan agar dapat digunakan ketika musim kemarau untuk keperluan berbagai bidang salah satunya adalah sebagai sumber air irigasi pada budidaya tanaman. Teknik pemanenan air hujan yang dipakai menggunakan atap bangunan (rooftop rain water harvesting) sebagai tangkapan air (cathment area) kemudian disalurkan menggunakan talang dan ditampung kedalam sebuah tangki penampungan. Air tampungan dari hasil pemanenan kemudian dicampurkan dengan nutrisi AB Mix yang dijadikan air fertigasi tanaman tomat red pear. Budidaya tomat red pear menggunakan media tanam arang sekam dan zeolit dengan perbandingan 9:1. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas air dari  pemanenan air hujan khususnya nilai pH, EC, TDS, TSS, DHL,  kualitas air hujan yang diberi nutrisi AB Mix, pengaruh kualitas media tanam terhadap perkembangan tanaman tomat red pear.  Penelitian ini dilaksanakan di greenhouse ALG, Universitas Padjadjaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif.  Hasil analisis pemanenan air hujan menurut asteria, (2019) nilai pH 7,12; TDS 13,5 mg/L; TSS 3,025 mg/L, DHL 31,9 dan kekeruhan 6,825 NTU serta EC senilai 22,075µS/cm, hasil penelitian kualitas air hujan yang diberikan pupuk AB Mix menunjukan nilai suhu larutan berkisar 22oC-28oC, nilai EC larutan berkisar 2,0-2,39 mS/mc dan kualitas media tanam arang sekam dan zeolite sangat baik untuk tomat red pear.


Kata Kunci


pemanenan air hujan, kebutuhan air tanaman, pupuk AB mix, media tanam arang sekam dan zeolit

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats