Pertumbuhan Beberapa Genotipe Kedelai Pada Tingkat Salinitas 10 dS/m

Siti Muzaiyanah, Gatut Wahyu AS

Sari


Salah satu upaya strategis untuk meningkatkan produksi kedelai menuju swasembada dengan produksi 2,8 juta ton adalah melalui perluasan area tanam di lahan suboptimal, salah satunya tanah salin. Luas potensi lahan salin di Indonesia adalah 140.300 ha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan beberapa genotipe kedelai pada tingkat salinitas tanah 10 dS/m. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang diulang tiga kali. Perlakuan yang diuji adalah genotipe yang terdiri dari Deja 2, Dering, Karat 13, Panderman, Gepak Kuning, Daun Lancip, Dega1 dan Tanggamus. Variabel yang diamati meliputi: tinggi tanaman, panjang akar, berat brangkasan, bobot kering akar dan tingkat salinitas tanah pada saat tanaman berumur 24 hst, 45 hst, 60 hst dan 75 hst. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, semua genotipe masih bertahan hidup hingga umur 45 hst, tetapi pada umur 60 hst, genotipe Dering, Tanggamus, Gepak kuning mulai mati, dan hanya Daun Lancip yang dapat bertahan hingga 75 hari.


Kata Kunci


kedelai, pertumbuhan, tanah salin

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats