Pengaruh pupuk organik terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai (Glycine max L.) pada sistem tanpa olah tanah

Ifan Primadiyono, Supriyono Supriyono, Pardono Pardono, Trijono Djoko Sulistyo

Sari


Potensi hasil kedelai mampu optimal untuk dikembangkan dengan penggunaan sistem tanpa olah tanah yang banyak memberikan keuntungan dengan menekan input seperti biaya dan waktu panen. Upaya yang mengarah ke perbaikan terus dilakukan seperti pemanfaatan lahan bekas penanaman padi yang memanfaatkan potensi air dan pemanfaatan pupuk organik untuk meningkatkan kualitas tanah dan produktivitas tanaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan dosis pupuk organik yang meningkatkan pertumbuhan dan hasil kedelai pada sistem tanpa olah tanah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) faktor tunggal dengan 5 perlakuan dosis pupuk organik dan 5 ulangan. Perlakuan tersebut adalah P0 (tanpa pupuk organik), P1 ( pupuk organik 5 ton/ha), P2 (pupuk organik 10 ton/ha), P3 (pupuk organik 15 ton/ha), P4 (pupuk organik 20 ton/ha). Data hasil pengamatan dianalisis dengan analisis keragaman (Analysis of variance / ANOVA) pada taraf kepercayaan 95% dan diuji lanjut dengan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada taraf α 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pupuk organik 5 ton/ha meningkatkan indeks luas daun (ILD), berat segar dan kering brangkasan serta berat hasil biji per tanaman dan per hektar.


Kata Kunci


kedelai, dosis, pupuk organik, tanpa olah tanah

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats