Pengaruh Berbagai Konsentrasi Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi Pagoda (Brassica narinosa L.)

Wahyu Setyo Nugroho, Yoga Aji Handoko

Sari


Salah satu komoditas hortikultura yang mulai digemari adalah sawi pagoda (Brassica narinosa L.). Sayuran ini mengandung mineral, seperti: protein nabati, kalsium, selenium, beta karoten, asam folat, asam glukosinolat, dan zat besi. Selain mineral sayuran ini juga mengandung vitamin, diantaranya vitamin A dan vitamin B yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Namun produksi sawi pagoda pada saat ini belum mampu memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat. Maka dari itu, diperlukan usaha untuk meningkatkan produksi tanaman sawi pagoda. Salah satu strategi untuk mencapai peningkatan tersebut adalah dengan penggunaan pupuk organik cair (POC) dalam proses budidaya B. narinosa L. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh POC Biofarm® terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi pagoda serta menentukan konsentrasi POC Biofarm® yang mampu memberikan hasil tertinggi pada tanaman sawi pagoda. Bahan utama yang digunakan yaitu bibit sawi pagoda dan POC Biofarm®. Metode penelitian melalui penanaman bibit sawi pada bedengan yang berukuran 1 m × 2,5 m dengan jarak tanam 50 cm × 40 cm dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 6 perlakuan yaitu (ml/L) 0, 1, 2, 3, 4, 5, yang setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Analisis hasil penelitian menggunakan metode sidik ragam (Uji F 5%) dan untuk mengetahui pengaruh antar perlakuan digunakan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) dengan selang kepercayaan 5%. Penelitian ini telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW di Salaran, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, yang berada pada ketinggian ± 900 mdpl, pada bulan April sampai Mei 2018. Hasil penelitian menunjukkan pemberian POC Biofarm® dapat mendukung pertumbuhan yang optimum dan meningkatkan hasil tanaman sawi pagoda dibandingkan dengan kontrol. Pemberian POC dengan konsentrasi 3 ml/L memberikan hasil tertinggi pada tanaman sawi pagoda, dengan paramater tinggi tanaman, jumlah daun, berat brangkasan basah,berat brangkasan kering, dan kandungan klorofil daun.


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats