Analisis Margin dan Saluran Pemasaran Bahan Pangan Pokok Beras Kabupaten Indramayu

Yayat Rahmat Hidayat

Sari


Beras merupakan bahan pangan pokok utama masyarakat yang ketersediaannya harus kontinyu bagi masyarakat. Permasalahan utama yang dihadapi didalam penyediaan stok dan stabilitas harga adalah terkendala dengan pola distribusi yang kurang merata, musim panen yang tidak sama dan adanya kebijakan impor. Permasalahan yang lain adalah disatu sisi pelaku usaha perdagangan beras menginginkan keuntungan yang tinggi, namun di sisi lain masyarakat sebagai konsumen menghendaki harga yang murah dengan demikian dibutuhkan kebijakan strategis dari pemerintah untuk menjaga stabilitas stok dan harga yang sama-sama diuntungkan. Salah satu strategi yang dilakukan adalah membangun jaringan distribusi yang lebih efektif dan efisien bagi para pelaku usaha perdagangan beras. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui margin pemasaran yang diterima oleh setiap pelaku usaha perdagangan beras dan mendeskripsikan saluran pemasaran yang lebih efektif dan efisien. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan survei. Penelitian dilakukan di Kabupaten Indramayu sebagai daerah sentra produksi yang merupakan daerah pensuply terbesar bagi kebutuhan beras nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa margin yang diperoleh oleh para pelaku usaha beras didapatkan oleh para tengkulak yang langsung membeli beras/ gabah masyarakat (petani). Banyaknya saluran pemasaran beras diakibatkan oleh banyaknya para pelaku usaha pemasaran beras.


Kata Kunci


Margin Pemasaran; Saluran Pemasaran; Beras

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Arifin. B, 2007. Diagnosi Ekonomi Politik Pangan dan Pertanian, Rajawali Press. Jakarta.

Carter Wuwung, Stevany, 2013. Manajemen Rantai Pasokan Produk Cengkeh Pada Desa Wawona Minahasa Selatan, Jurnal EMBA Vol 1. No. 3 Juni 2013, Hal. 230-238. Dikutip pada lama http://media.neliti.com.

Hakim, B. D, 2009. Bunga Rampai Agribisnis Seri Pemasaran, IPB Press, Bogor

Hanafie. R 2010. Pengantar Ekonomi Pertanian, Penerbit Andi, Yogyakarta

Hasan, Alizar, dkk (2016). Perancangan Model Pengukuran Kinerja Rantai Pasok Berbasis Lean dan Green Menggunakan Balance Score Card di PT P&P Lembah Karet. Jurnal Optimasi Sistem Industri, Vol 15 No. 1, April 2016: 33-46.

Hidayat, Yayat Rahmat, 2016. Analisis Stakeholders Rantai Pasok Beras di Kabupaten Indramayu. Jurnal Logika, Lembaga Penelitian Univeristas Swadaya Gunung Jati, Cirebon.

Mubyarto, 1989. Pengantar Ekonomi Pertanian, LP3ES, Jakarta

Pongoh, Monica A, 2016. Analisis Penerapan Manajemen Rantai Pasokan Pabrik Gula Aren Masarang, Jurnal EMBA Vol 4. No. 3 September 2016, Hal. 695-704. Dikutip pada lama http://media.neliti.com.

Pujawan, I Nyoman dan ER, Mahendrawathi, (2010). Supply Chain Management Edisi Kedua, Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Sugiono, (2015), Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods), Bandung: Alfabeta.

Sukirno. S, 2010. Mikro Ekonomi Teori Pengantar Edisi ketiga, Rajawali Press. Jakarta Koran Kompas 31 Januari 2012

Sukrisno, Acep, 2006. Analisisi Hubungan Antara Motivasi Kerja Dengan Produktivitas Kerja Karyawan (Studi Kasus: Perum Bulog Sub Divre Kabupaten Cirebon), (http://repository.ipb.ac.id).

http://www.scribd.com/doc/2238583/Manajemen Rantai Pasokan.

http://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/j.1467-8551.1996.tb00148.x/pdf

http://baihaqi.wordpress.com/2006/12/16/supply-chain-supply-chainmanagement/

http://www.scribd.com/doc/25880601/Bab 8 Manajemen Rantai Pasok

http://bulog.co.id/pers/37/6018/13/1/2017/Peran-Bulog-Dalam-Usaha-Pengendalian-Harga-Pangan.html

Al hendri, Rabu, 17 Oktober 2012, Kebijakan Pemerintah Dalam Pemasaran Produk Pertanian.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats