Uji Kualitas Sludge Biogas Kotoran Ternak Babi

Novilda Elizabeth Mustamu

Sari


Usaha peternakan babi telah menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat pedesaan di
Sumatera Utara.Limbah kotoran ternak babi dapat menimbulkan masalah pencemaran
lingkungan jika tidak di kelola dengan baik.Pengelolaan limbah kotoran ternak babi dapat
dilakukan salah satunya dengan menggunakan digester biogas.Biogas merupakan hasil
fermentasi dari bahan organik dalam kondisi anaerob.Biogas dapat dijadikan sebagai sumber
energi terbarukan yaitu pengganti gas LPG. Sisa hasil biogas dapat dimanfaatkan sebagai pupuk
organik sehingga dapat digunakan pada budidaya tanaman sayuran seperti bayam, kangkung dan
jagung.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pupuk organik yang berasal dari
sludge biogas ternak babi.Data yang diperoleh dari hasil analisis laboratorium dibandingkan
dengan standar kualitas pupuk organik menurut SNI 19-7030-2004 dan SNI 01-2897-1992 untuk
deteksi bakteri patogen disajikan dalam bentuk tabel dan dibandingkan secara deskriptif.Dari
analisis diharapkan adalah sludge biogas dari kotoran ternak tersebut dapat memenuhi standar
nasional pupuk organik dan dapat digunakan sebagai pupuk organik.


Kata Kunci


pupuk organik; sludge biogas; ternak babi

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats