Pengaruh Pemberian Pakan dengan Level dan Sumber Protein Berbeda terhadap Respon Fisiologis Domba Lokal Muda

Lusia Lauditta, V. Restitrisnani, C. M. Sri Lestari, A. Purnomoadi

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian pakan dengan level dan sumber protein pakan berbeda terhadap kondisi fisiologis domba ekor tipis (DET) jantan muda. Materi yang digunakan yaitu 20 ekor DET umur 3 - 4 bulan dengan bobot badan rata-rata 13,03 ± 2,30 kg. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap faktorial pola 2 x 2 dengan faktor level dan faktor sumber protein pakan (T1: level 13% dengan sumber protein bungkil kedelai, T2: level 13% dengan sumber protein tepung ikan, T3: level 15% dengan sumber protein bungkil kedelai dan T4: level 15% dengan sumber protein tepung ikan) dan menggunakan 5 ulangan. Parameter yang diamati yaitu konsumsi pakan, denyut jantung, frekuensi nafas dan suhu rektal. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada interaksi (P>0,05) antara level protein dan sumber protein terhadap parameter yang diamati. Perlakuan level protein tidak mempengaruhi (P>0,05) konsumsi bahan kering pakan, denyut jantung, frekuensi nafas dan suhu rektal dengan rataan 773 g/hari, 84 kali/menit, 40 kali/menit dan 39,1oC. Sumber protein juga tidak mempengaruhi (P>0,05) konsumsi bahan kering pakan dan suhu rektal, tetapi berpengaruh (P<0,05) terhadap denyut jantung (T1: 88 kali/menit; T2: 90 kali/menit; T3: 83 kali/menit; T4: 76 kali/menit) dan frekuensi nafas (T1: 42 kali/menit; T2: 45 kali/menit; T3: 33 kali/menit; T4: 40 kali/menit). Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian pakan dengan sumber protein bungkil kedelai memberikan produksi panas lebih tinggi sehingga terjadi peningkatan denyut jantung dan frekuensi nafas domba sebagai upaya termoregulasi untuk mempertahankan suhu tubuh tetap normal sedangkan pemberian level protein berbeda tidak mempengaruhi respon fisiologis domba.


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats