Pengaruh Pemberian Sumber Serat Kasar Yang Berbeda Terhadap Pemanfaatan Protein Pakan Pada Kelinci New Zealand White

Husni Sastra Wijaya, E. Rianto, M. Arifin

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penggunaan kulit kacang dan kulit kopi sebagai sumber serat kasar dalam ransum untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ternak kelinci. Penelitian ini menggunakan 21 ekor kelinci new zealand white umur 2 bulan dengan bobot badan rata-rata 1,573 + 0,27 kg (CV = 14,85 %). Pakan yang digunakan berupa pelet yang disusun dari jagung, polar, bungkil kedelai, dedak gandum, bekatul, kulit kopi, kulit kacang, bungkil kelapa, mineral, garam dan molases. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 (tiga) perlakuan dan 7 (tujuh) ulangan. Perlakuan yang diterapkan adalah T1 = ransum dengan kandungan kulit kopi 8%, T2 = ransum dengan kandungan kulit kacang 4% dan kulit kopi 4%, dan T3 = ransum dengan kandungan kulit kacang 8%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian sumber serat kasar yang berbeda tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap perlakuan yang diberikan dalam hal retensi protein. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kelinci new zealand white yang mendapatkan pemberian sumber serat kasar yang berbeda tidak berbeda nyata dalam kemampuan pemanfaatan protein pakan. 


Kata Kunci


kelinci NZW; pelet; kulit kopi; kulit kacang dan deposisi protein

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats