Pengaruh Pemberian Sargassum sp. pada Ransum Pakan terhadap Produksi Karkas dan Non Karkas Kelinci New Zealand White Jantan

Auliya Alzena Rizqi, Sutaryo Sutaryo, Agung Purnomoadi

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji pengaruh penggunaan Sargassum sp terhadap produksi karkas dan non karkas kelinci. Materi yang digunakan adalah kelinci New Zealand White sebanyak 24 ekor berumur 80 – 90 hari dengan bobot rata - rata 1736  ± 50 g (CV = 2,90%). Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 8 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu T1 = ransum basal, T2 = ransum basal yang disubstitusi Sargassum sp. 4%, T3 = ransum basal yang disubstitusi Sargassum sp. 8%. Ransum basal terdiri dari jagung kuning, pollard, bungkil kedelai, wheat bran, bekatul, kulit kopi, bungkil kelapa, molases, mineral dan garam yang diformula untuk mendapat kandungan protein 16%. Parameter yang diamati adalah bobot potong, bobot karkas, bobot non karkas, persentase karkas dan konsumsi BK pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ransum pakan yang diberi penambahan Sargassum sp. dengan level berbeda tidak berpengaruh nyata (P > 0,05) pada bobot potong (2199 – 2545 g; rata – rata = 2380 g), bobot karkas (1256 – 1427 g; rata – rata = 1336 g), bobot non karkas (943 – 1118 g; rata – rata = 1044 g), persentase karkas (55,29 - 57,12%; rata – rata = 56,16%) dan konsumsi BK pakan (81 – 96 g/hari; rata – rata = 89 g/hari). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian Sargassum sp. pada ransum pakan dengan level berbeda tidak mempengaruhi bobot potong, bobot karkas, bobot non karkas, persentase karkas dan konsumsi BK pakan. 


Kata Kunci


Kelinci; New Zealand White; Sargassum sp.; Karkas; Non Karkas

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats