Rasio Daging dan Tulang Karkas Kelinci New Zealand White Jantan yang Diberi Ransum dengan Penambahan Rumput Laut (Sargassum sp.)

Anang Mu'tazi, C. M. Sri Lestari, Endang Purbowati

Sari


Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan rumput laut (Sargassum sp.) sebagai bahan pakan kelinci terhadap rasio daging dan tulang. Materi penelitian berupa 12 ekor kelinci New Zealand White jantan umur 3 bulan dengan bobot badan awal rata-rata 1.736,00 ± 50,42 g (CV = 2,90%). Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan 3 (tiga) perlakuan dan 4 (empat) ulangan. Perlakuan yang diterapkan adalah T1 (ransum tanpa Sargassum sp.), T2 (ransum dengan penambahan Sargassum sp. 4%) dan T3 (ransum dengan penambahan Sargassum sp 8%). Parameter yang diukur dalam penelitian ini adalah bobot potong, bobot karkas, bobot daging, tulang dan lemak karkas serta rasio daging tulang karkas. Data penelitian dianalisis ragam dengan uji F 5%. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa penambahan rumput laut dalam ransum tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap semua parameter yang diukur. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata bobot potong, bobot karkas, bobot daging, tulang dan lemak karkas berturut turut adalah 2.379,66 g, 1.195,75 g, 988,70 g, 193,76 g dan 62,13 g. Adapun rasio daging tulang karkas sebesar 5,36. Kesimpulan penelitian ini adalah penambahan rumput laut sampai tingkat 8% dari total ransum menghasilkan rasio daging tulang karkas kelinci New Zealand White jantan yang relatif sama.


Kata Kunci


kelinci; rasio daging tulang; sargassum sp

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats