Pengaruh Penambahan Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera) dan Tepung Bawang Putih (Allium sativum) dalam Pakan Terhadap Total Leukosit dan Diferensial Leukosit Ayam Broiler

Rizka Putri Rahmayanti, Isroli Isroli

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil darah putih (total leukosit, heterofil, eosinofil, dan limfosit) pada ayam broiler yang diberi tambahan tepung daun kelor dan tepung bawang putih. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 3 Agustus – 7 September 2018. Materi yang digunakan adalah day old chick (DOC) ayam broiler strain   MB 202 sebanyak 96 ekor dengan rata-rata bobot awal yaitu 37,4±2,48 gram. Bahan penyusun pakan terdiri dari jagung giling, SBM, MBM, molases, minyak nabati dan premix yang disusun menjadi ransum dengan kadar PK 17,19%, SK 13,89%, dan EM 2738 kkal/kg. Feed additive yang ditambahkan dalam penelitian ini yaitu tepung daun kelor yang dikombinasikan dengan tepung bawang putih. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dengan 4 ulangan meliputi T0 (Pakan komplit tanpa tepung daun kelor dan tepung   bawang putih), T1(Pakan komplit + 1% tepung daun kelor), T2 (Pakan komplit + 1% tepung daun bawang), dan T3 (Pakan komplit + 1% tepung daun kelor + 1% tepung bawang putih). Parameter yang diukur adalah total leukosit dan diferensial leukosit (heterofil, eosinofil, dan limfosit). Hasil penelitian menunjukkan penambahan tepung daun kelor, tepung bawang putih dan kombinasi keduanya dalam ransum tidak memberikan pengaruh (P> 5%) terhadap total leukosit dan differensial leukosit (heterofil, eosinofil, dan limfosit) ayam. Kesimpulan yang didapat dari penelitian adalah penambahan tepung daun kelor dan tepung bawang putih taraf 1% dalam pakan tidak berpengaruh terhadap total leukosit dan diferensial leukosit ayam broiler.


Kata Kunci


leukosit; kelor; bawang putih; bloiler

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats