Pengaruh Umur Panen terhadap Viabilitas Benih Gandum Tropis Varietas Dewata ( Triticum aestivum L.)

Markus Cahyono, Nugraheni Widyawati

Sari


Gandum (Triticum aestivum L.) merupakan bahan pangan pokok di indonesia, untuk memenuhi kebutuhan gandum, pemerintah masih melakukan impor. Pengembangan gandum tropis untuk menunjang kebutuhan produksi pangan dari dalam negeri belum banyak dilakukan. Salah satu syarat untuk memproduksi tanaman adalah adanya benih yang bermutu tinggi. Benih yang bermutu tinggi dihasilkan dari biji yang sudah masak yang memiliki viabilitas atau daya berkecambah yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui viabilitas benih gandum pada berbagai umur panen dan untuk mengetahui umur panen manakah yang sudah memenuhi standar mutu benih. Penelitian dilakukan dilahan percobaan dengan ketinggian tempat ± 900 meter dpl dan di laboraturium benih Fakultas Pertanian dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan. Analisis data menggunakan analysis of variance (ANNOVA) yang kemudian dilakukan uji lanjut menggunakan Beda Nyata Jujur (BNJ) pada selang kepercayaan 95%. Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah kadar air, bobot 1000 biji, daya berkecambah, keserempakan tumbuh dan berat kering benih. Hasil penelitian menunjukan bahwa umur panen berpengaruh nyata pada kadar air, bobot 1000 biji, daya berkecambah keserempakan tumbuh dan berat kering benih. Pada perlakuan H5 umur panen 120 hari setelah tanam menghasilkan daya berkecambah 80,4% dan kadar air 11,148 % yang menunjukkan bahwa hasil tersebut sudah memenuhi kriteria mutu benih menurut standar FAO.


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats