Penggunaan Daun Gamal (Giliricidia sepium) dan Cekuti (Galinsoga parviflora) sebagai Substitusi Poultry Meat Meal dalam Ransum terhadap Fungsi Hati Kalkun

Maya Puspitasari, Fajar Wahyono, Nyoman Suthama

Sari


ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fungsi hati kalkun karena pemberian ransum yang mengandung tepung daun gamal (Giliricidia sepium) dan cekuti (Galinsoga parviflora) sebagai substitusi poultry meat meal (PMM). Materi yang digunakan adalah kalkun sebanyak 100 ekor unsex umur 2,5 bulan dengan bobot sekitar 300 - 600 g dan ransum yang mengandung tepung daun gamal dan cekuti. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 4 kelompok. Perlakuan yang diterapkan adalah T0 (ransum kontrol dengan 10% PMM), T1 (ransum dengan 5% tepung daun gamal sebagai substitusi PMM), T2 (ransum dengan 10% tepung daun gamal sebagai substitusi PMM), T3 (ransum dengan 5% tepung daun cekuti sebagai substitusi PMM), T4 (ransum dengan 10% tepung daun cekuti sebagai substitusi PMM). Kalkun dikelompokkan berdasarkan bobot badan yaitu K1 (300 - 375 g), K2 (376 - 450 g), K3 (451 - 525 g) dan K4 (526 - 600 g). Variabel yang diamati adalah kadar serum glutamate okasaloasetat transminase (SGOT), serum glutamate piruvate transminase (SGPT) dan bobot hati kalkun. Data dianalisis dengan sidik ragam dan dilanjutkan dengan uji Duncan apabila perlakuan menunjukkan pengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tepung daun gamal maupun cekuti sebagai substitusi PMM dalam ransum berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kadar SGOT, SGPT dan bobot hati. Kesimpulan penelitian adalah penggunaan tepung daun gamal dan cekuti dengan persentase semakin tinggi dapat meningkatkan kadar SGOT, SGPT dan bobot hati pada kalkun.

 


Kata Kunci


cekuti; gamal; hati; SGOT; SGPT.

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats