Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) pada Berbagai Dosis dan Jenis Pupuk Nitrogen yang Berbeda di Tanah Pasir Pantai

Saparso Saparso, A. Sudarmaji, Y. Ramadhani, Prita Sari Dewi, Fatimah Azakhra

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menentukan dosis pupuk N yang paling efektif bagi pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah pada tanah pasir pantai. 2) Menentukan jenis pupuk N yang paling efektif bagi pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah pada tanah pasir pantai. 3) Menentukan kombinasi dosis dan jenis pupuk nitrogen yang paling efektif bagi pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah pada tanah pasir pantai. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni sampai Agustus 2018 di Experimental farm Fakultas Pertanian , Universitas Jenderal Soedirman dan Laboratorium Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Universitas Jendral Soedirman, Purwokerto. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap faktorial yang terdiri dari dua faktor dan tiga ulangan. Faktor pertama adalah dosis pupuk N yang terdiri dari 25, 187,5, dan 300 kg N/ha. Faktor kedua adalah jenis pupuk N yang terdiri dari pupuk urea dan ZA, KNO3, dan NPK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pupuk N 187,5 kg/Ha merupakan dosis yang paling efektif untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah di me pasir pantai dengan potensi hasil umbi segar sebesar 8,09 t/ha. Jenis pupuk N Urea ZA yang paling efektif untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah di lahan pasir pantai dengan potensi hasil umbi segar sebesar 8,38 t/Ha. Kombinasi perlakuan dosis pupuk N 187,5 kg/ha dengan jenis pupuk Urea ZA merupakan perlakuan yang paling efektif untuk meningkatkan perumbuhan dan hasil tanaman bawang merah di lahan pasir pantai dengan potensi hasil umbi segar sebesar 8,69 t/Ha.


Kata Kunci


bawang merah, pasir pantai , jenis , dosis, pupuk nitrogen

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ashandi, A.A. dan Koestoni, T. 1990. Efisiensi pemupukan pada pertanaman bawang merah. Bulan Penelitian Hortikultura. 19(1): 1-6.

Asandhi, A., A. Nurtika dan Sumarni 2005. Optimasi pupuk dalam usahatani LEISA bawang merah di dataran rendah. Jurnal Hortikultura. 15 (3): 199-207.

Badan Pusat Statistik (BPS) D.I. Yogyakarta. 2014. Produksi Cabai Besar, Cabai Rawit dan Bawang Merah pada Tahun 2013. Berita Resmi Statistik Provonsi D.I. Yogyakarta No. 46/08/34/Th. XVI, 4 Agustus 2014.

Budiman. 2013. Pengaruh Pemupukan Nitrogen dan Stres Air terhadap Bukaan Stomata, Kandungan Klorofil dan Akumulasi Prolin Tanaman Rumput Gajah (Penunisetum purpureum Schum). Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan. 2 (3): 159-166.

Gadner, F. P., R. Mitchell, R. L.1991. Fisiologi Tanaman Budidaya. UI Press, Jakarta.

Hardjowigeno, S. 2003. Klasifikasi Tanah dan Pedogenesis. Akademika Pressindo, Jakarta.

Harin E. P., T. Wardiyati dan M. Nawawi. 2016. Pengaruh Dosis Pupuk Nitrogen dan Tingkat Kepadatan Tanama terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kailan (Brassica Oleraceae L.). Jurnal Produksi Tanaman. 4 (1): 49-56

Hidayat, A. dan R. Rosliani 1996. Pengaruh pemupukan N, P, dan K pada pertumbuhan dan produksi bawang merah kultivar Sumenep. Jurnal Hortikultura. 5 (5):39-43.

Maspary. 2014. Perbedaan Pupuk Urea dan ZA. (Online). http://www.gerbangpertanian.com/2014/04/perbedaan-pupuk-urea-dan-za_13.html diakses pada tanggal 16 September 2018.

Napitupulu, D dan L. Winarto. 2009. Pengaruh Pemberian Pupuk N Dan K Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah. Jurnal Hortikultura. 20 (1): 22-35.

Nur, E.S. 2010. Pengaruh Pemupukan N dan K pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Talas yang Ditanam di Lahan Kering. Akta Agrosia. 13 (1): 1 – 7.

Pahlevi, R.W., B. Guritno dan N.E. Suminarti. 2016. Pengaruh Kombinasi Proporsi Pemupukan Nitrogen dan Kalium pada Pertumbuhan, Hasil dan Kualitas Tanaman Ubi Jalar (Ipomea batatas L.) Varietas Cilembu pada Dataran Rendah. Jurnal Produksi Tanaman. 4(1): 16-22.

Puspadewi, S., W. Sutari dan Kusumiyati. 2016. Pengaruh Konsentrasi Pupuk Organik Cair (POC) dan Dosis Pupuk N, P, K terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays L. var Rugosa Bonaf) Kultivar Talenta. Jurnal Kultivasi. 15(3): 208-216.

Rahayu, S., Elfarisna dan Rosiana. 2016. Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) dengan Penambahan Pupuk Organik Cair. Jurnal Agrosains dan Teknologi. 1(1): 7-18.

Rhodes, D. and Y. Samaras. 1994. Genetic Control of Osmoregulation Inplants. In Cellular and Molecular Physiology of Cell Volume Regulation. CRC Press, Boca Raton. pp. 347-361.

Rosman, R., O. Trisilawati dan Setiawan. 2013. Pemupukan Nitrogen, Fosfor dan Kalium pada Tanaman Akar Wangi. Jurnal Litri. 19 (1): 33-40.

Salisbury F.B. Dan Ross.C.W.1992. Fisiologi Tumbuhan. Jilid I. Cetakan Keempat.Penerbit ITB,Bandung.(Diterjemahkan Oleh: L. Sumaryono1995).

Samadi, B. dan B. Cahyono. 2005. Bawang Merah Intensifikasi Budi Daya. Kanisius, Yogyakarta.

Sonbai, J.H.H., D. Prajitno dan A. Syukur. 2013. Pertumbuhan dan Hasil Jagung pada Berbagai Pemberian Pupuk Nitrogen di Lahan Kering Regosol. Ilmu Pertanian. 16(1): 77-89.

Susetyo, S. Kismono dan B. Soewandi. 1969. Hijauan Makanan Ternak. Direktorat Jendral Peternakan, Departemen Pertanian, Jakarta.

Sutrisna, N., S. Suwulan, dan Ishaq. 2003. Uji Kelayakan Teknis dan Finansial Penggunaan Pupuk NPK Anorganik pada Tanaman Kentang Dataran Tiinggi Jawa Barat. Jurnal Hortikultura. 13(1): 67-75.

Sutedjo, M. M. 2002. Pupuk dan Cara Pemupukan. Rineka Cipta. Jakarta.

Tisdale, S., L. Nelson and J.D. Beaton. 1990. Soil Fertility and Fertilizer 4th Edition. Macmillan Publishing. Co., New York.

Wijaya, K.A. 2008. Nutrrisi Tanaman. Prestasi Pustaka Publisher, Jakarta.

Yoga, M. N. 2010. Kajian Penggunaan Pupuk Organik Dan Jenis Pupuk N Terhadap Kadar N Tanah, Serapan N Dan Hasil Tanaman Sawi (Brassica Juncea L.) Pada Tanah Litosol Gemolong. Skripsi. Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret, Surakarta.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats