Karakterisasi Kemampuan Biokontrol Bakteri Endofit Indigenos untuk Pengendalian Ralstonia syzygii subsp. indonesiensis pada Cabai

Yulmira Yanti, Arneti Arneti, Muzilatul Nilisma

Sari


Bakteri endofit hidup dalam jaringan tanaman tanpa menyebabkan gejala penyakit pada inang dan banyak dikembangkan sebagai agens hayati pengendalian berbagai penyakit tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan isolat bakteri endofit indigenos dalam menekan perkembangan penyakit layu bakteri pada cabai dan mengkarakterisasi kemampuan biokontrol isolat terbaik secara in-vitro. Penelitian dilakukan menggunakan percobaan dengan rancangan acak lengkap dengan 5 ulangan dan 11 perlakuan (10 isolat bakteri endofit + kontrol). Parameter pengamatan yaitu kemampuan pengendalian penyakit layu bakteri secara in planta (insidensi dan severitas penyakit) dan karakter biokontrol (produksi protease, biosurfaktan, katalase, siderofor, antibiotik, HCN, ammonia dan hemolysin).  Hasil penelitian didapatkan 10 isolat bakteri endofit indigenos mampu menekan perkembangan dan menghambat terjadinya penyakit layu bakteri pada cabai sampai 0% dengan efektivitas 100%. Karakterisasi isolat bakteri endofit indigenos secara in-vitro menunjukkan semua isolat mampu memproduksi protease, biosurfaktan dengan viskositas beragam, dan aktivitas katalase positif, 9 isolat mampu memproduksi siderofor, dan 8 isolat mampu menghasilkan antibiotik. Seluruh isolat tidak mampu memproduksi HCN dan ammonia. Semua isolat juga memiliki aktivitas hemolysin negatif yang mengindikasikan aktifitas patogenesitas negatif pada manusia. Isolat bakteri endofit SLBE 1.1 BB, SLBE 2.1 BB, SLBE 2.3 BB, SLBE 4.2 BB, SLBE 3.1 AP, AGBE 2.1 TL, SLBE 3.1 BB, dan AGBE 4.1 TL merupakan isolat yang paling banyak menunjukkan karakter biokontrol.


Kata Kunci


bakteri endofit indigenos; biocontrol; karakterisasi in vitro

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats