Bobot Relatif Organ Limfoid Ayam Broiler yang Diberi Ekstrak Tomat sebagai Air Minum dan Diinfeksi Bakteri Escherichia coli

Roichana Zulfa, Hanny Indrat Wahyuni, Sugiharto Sugiharto

Sari


Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak tomat sebagai air minum dan infeksi bakteri Avian Pathogenic Escherichia coli (APEC) terhadap bobot relatif organ limfoid ayam broiler. Materi yang digunakan meliputi 128 ekor day old chick (DOC) ayam broiler strain Lohman MB-202 unsex dengan bobot awal rata-rata 43,31 ± 3,34 g, limbah tomat dan bakteri APEC. Ayam ditempatkan secara acak ke dalam 4 perlakuan dan 4 ulangan dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Perlakuannya yaitu T0 (0 ml/hari ekstrak tomat + infeksi APEC), T1 (40 ml/hari ekstrak tomat + infeksi APEC), T2 (80 ml/hari ekstrak tomat + infeksi APEC) dan T3 (120 ml/hari ekstrak tomat + infeksi APEC). Perlakuan diberikan setiap pagi hari sesuai dosis sejak ayam broiler berumur 15 hari, setelah ekstrak tomat habis diganti dengan air minum. Ayam dipelihara selama 35 hari dan diinfeksi bakteri APEC secara oral dengan dosis 108 CFU/ml saat berumur 24, 26 dan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak tomat 40 ml berpengaruh nyata (P<0,05) meningkatkan bobot relatif thymus dan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap bobot relatif bursa fabricius dan limpa ayam broiler yang diinfeksi bakteri APEC. Bobot relatif thymus yang diberi 40 ml ekstrak tomat adalah yang paling tinggi. Simpulan penelitian ini yaitu pemberian 40 ml ekstrak tomat dapat mempertahankan sistem kekebalan tubuh ayam broiler yang diinfeksi bakteri APEC yang ditunjukkan dengan peningkatan bobot relatif thymus.

 

Kata kunci: Ayam broiler, ekstrak tomat, E. coli, organ limfoid

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats