Pengaruh Beberapa Konsentrasi Susu Sapi terhadap Penyakit Virus Gemini atau Penyakit Kuning pada Cabai Rawit

Vinsensius Heru Kiswoyo, Yohanes Hendro Agus

Sari


Kutu kebul (Bemisia tabaci Genn.) merupakan serangga vektor untuk penyakit kuning atau virus Gemini . Tanaman yang terinfeksi virus Gemini akan menunjukan gejala warna daunnya menguning, bentuk daunnya mengkerut atau menggulung ke atas serta tanaman tumbuh kerdil. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh berbagai konsentrasi susu sapi terhadap serangan penyakit virus Gemini dan terhadap hasil produksi tanaman cabai rawit. Penelitian ini dilakukan di desa Kebumen, kecamatan Banyubiru, kabupaten Semarang dan Laboratorium Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan jumlah perlakuan sebanyak lima. Hasil penelitian menunjukan penyemprotan larutan susu sapi memberikan pengaruh yang nyata terhadap intensitas serangan penyakit, kejadian penyakit dan jumlah buah panen

Kata Kunci


virus Gemini; Lactoperoksidase; Cabai Rawit

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Agrios G.N. 1997. Plant Pathology. 4th ed. New York: Academic Pr. hal. 574-575

Al-Baarri, A.N., Legowo, A.M., Ogawa, M., & Hayakawa, S. 2011b. Application of an immobilized lactoperoxidase to contiuous hyphothiocyanite production. Journal of Food Science, 74: 134-139.

Al-Baarri, A.N., Legowo, A.M., Ogawa, M., & Hayakawa, S. 2011c. Application of lactoperoxidase system using bovine whey and the effect of storage condition on lactoperoxidase activity. International Journal of Dairy Science, 6: 72-78.

Funayama S., dan Terashima I. 2006. Effect of Eupatorium yellow vein virus infection on photosynthetic rate, chlorophyll content and chloroplast structure in leaves of Euphatorium makinoi during leaf development. Functional Plant Biology, 33: 165-175.

Gilbertson RI., Hidayat S.H., Martinez R.T., Leong S.A., Faria J.C., Morales F., Maxwell D.P. 1991. Differentiation of bean infecting geminiviruses by nucleric acid hybridization probes and aspects of bean golden mosaic in Brazil. Plant Dis 75: 336-342.

Gunaeni, N, Duriat, AS, Sulastrini, I, Wulandari, A & Purwati, E 2008. Pengaruh perbedaan struktur jaringan tanaman tomat terhadap infeksi CMV dan TYLCV. Laporan hasil penelitian T.A. 2001. Balitsa, Lembang. hal. 22-26.

Harrison B.D. 1985. Advances in gemini virus research. Annu Rev of Phytophatol 23: 55-82.

Kussendrager, K.D. dan Hooijdonk, A.C.M.V. 2000. Lactoperoxidase: physicochemical properties, occurrence mechanism of action and application. British Journal of Nutrition, 84: S19-125.

Reza, N.D. 2016. Pemanfaatan Susu Segar Dalam Pencegahan Penyakit Mosaik Pada Tanaman Tembakau. Laporan Hasil Penelitian Balai Proteksi Tanaman Perkebunan. Jawa Barat. Hal.

Severin, S. and Whensui, X. 2005. Milk biologically active components as nutraceuticals: Review. Crit. Rev. Food Sci. J. Nutr. 45(7): 645-656.

Syamsidi, S.R., Hasdiantono, T., dan Putra .S.S. 1997. Ketahanan cabai merah terhadap Cucumber Mosaic Virus (CMV). Jurnal Hortikultura 6(1): hal. 10-16.

Trisno J, Hidayat S.H, Jamsari, Manti I, Habazar T. 2009. Detection and sequence diversity of Begomovirus associated yellow leaf curl disease of pepper (Capsicum annum L.) in West Sumatra, Indonesia. J. Microbiol Indones. 2: 61–66.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats