Pengaruh Aplikasi Pupuk Organik Cair dan Pupuk Kotoran Sapi Terhadap Pertumbuhan, Hasil, dan Kualitas Kedelai (Glycine max (L.) Merril)

Winda Puspita Ratih, Sigit Soepardjono, Abdul Majid

Sari


Kedelai (Glycine max L.) merupakan komoditas tanaman pangan ketiga setelah padi dan jagung di Indonesia. Dalam memenuhi kekurangan dan kebutuhan kedelai maka pemerintah melakukan berbagai upaya untuk mendorong peningkatan produksi kedelai. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan produksi kedelai, yaitu dengan pemberian pupuk. Penggunaan pupuk dalam peningkatan produksi kedelai memegang peranan penting, tetapi penggunaan pupuk anorganik yang terlalu banyak dan terus menerus tanpa mengembalikan bahan organik ke dalam tanah dapat mengganggu keseimbangan sifat tanah, sehingga akan menurunkan produktivitas lahan dan mempengaruhi produksi. Untuk mengatasi hal ini, maka perlu adanya penggunaan media campuran dengan bahan-bahan organik, seperti pupuk organik cair dan pupuk kotoran sapi dengan penambahan Trichoderma sp. untuk mencapai produksi tanaman kedelai menjadi optimal. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan kombinasi perlakuan aplikasi pupuk organik cair dan pupuk kotoran sapi dengan Trichoderma sp. yang dapat meningkatkan pertumbuhan, hasil, dan kualitas kedelai.Penelitian ini dilaksanakan di Agrotechnopark Jubung, Kabupaten Jember pada Juni 2016 sampai September 2016. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian adalah Rancangan Acak Kelompok secara faktorial 4 x 4 dengan 3 ulangan. Faktor I adalah pupuk organik cair dengan 4 taraf (kontrol, 2,5 cc/liter, 5 cc/liter, dan 7,5 cc/liter) dan faktor II adalah pupuk kotoran sapi + Trichoderma sp. dengan 4 taraf (kontrol, 166 g/tanaman + Trichoderma 20 g/polybag, 222 g/tanaman + Trichoderma 20 g/polybag, dan 278 g/tanaman + Trichoderma 20 g/polybag). Hasil percobaan menggunakan uji lanjut Duncan (DMRT 5 %) menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara aplikasi pupuk organik cair dan aplikasi pupuk kotoran sapi + Trichoderma sp. berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah polong hampa, berat biji kering, berat 100 biji, dan berat berangkasan kering. Konsentrasi pupuk organik cair 7,5 cc/liter berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan, hasil, dan kualitas kedelai. Dosis pupuk kotoran sapi 278 g/polybag + Trichoderma sp. 20 g/polybag berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan, hasil, dan kualitas kedelai

Kata Kunci


Kedelai;Pupuk Organik Cair; Pupuk Kotoran Sapi

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.