Tingkat Kesukaan Konsumen Terhadap Varietas Unggul Baru Jeruk Keprok Topazindo Agrihorti (Citrus reticulata. Blanco)

Lizia Zamzami, Anis Andrini

Sari


Indonesia memiliki banyak jenis jeruk lokal komersial yang adaptif dan berproduksi tinggi, baik dari jenis jeruk siam, keprok dan pamelo, namun belum banyak yang memiliki karakter buah yang diinginkan oleh konsumen, baik dari segi rasa, ukuran buah, warna buah dan jumlah biji. Penelitian mengenai persepsi konsumen terhadap atribut-atribut produk buah jeruk juga menunjukkan bahwa beberapa atribut buah jeruk lokal masih kalah bersaing dibandingkan dengan jeruk impor. Oleh karena itu, adanya varietas unggul baru jeruk hasil seleksi aksesi sumber daya genetik yang dapat bersaing dengan buah impor dan diminati oleh konsumen adalah salah satu upaya untuk substitusi jeruk impor. Seperti halnya jeruk keprok Topazindo Agrihorti yang merupakan calon varietas unggul baru jeruk yang mempunyai keunggulan karakteristik tertentu. Sebanyak 31 responden konsumen telah berpartisipasi sebagai panelis dalam penelitian ini. Hasil studi menunjukkan bahwa panelis menilai cukup tinggi pada karakter jumlah biji (6,58), rasa buah (6,42), ukuran buah (6,39) dan warna kulit (6,26) yang menunjukkan suka terhadap atribut tersebut. Namun, kemudahan kulit untuk dikupas dinilai sangat rendah (3,71), yang menunjukkan bahwa panelis agak tidak suka pada atribut tersebut, karena kulit buah jeruk Topazindo Agrihorti memang sulit untuk dikupas. Berdasarkan studi ini maka buah jeruk Topazindo Agrihorti sangat potensial untuk memenuhi variasi kebutuhan buah jeruk dalam negeri dan dapat dikonsumsi secara segar sebagai buah potong/iris.


Kata Kunci


kesukaan; konsumen; varietas; jeruk keprok

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.