Respon Pertumbuhan Tribulus terrestris Terhadap Intensitas Cahaya dan Kadar NaCl

Samanhudi Samanhudi, Ahmad Yunus, Bambang Pujiasmanto, Hery Widijanto, Tita Anugerah Widi

Sari


Tribulus terrestris merupakan tanaman yang mengandung berbagai macam komponen, antara lain saponin, flavonoid, dan asam amino untuk obat hipertensi serta jantung koroner. Ketersediaan tanaman Tribulus masih terbatas, karena budidaya Tribulus masih jarang dilakukan oleh petani. Pengelolaan budidaya Tribulus dengan pengaturan intensitas cahaya yang berbeda dan tanah salin akan dikaji pada penelitian ini yang diharapkan dapat diketahui tingkat toleransi intensitas cahaya dan kadar salinitas tanah pada budidaya Tribulus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh intensitas cahaya, pengaruh aplikasi NaCl dan interaksi antara kedua faktor tersebut terhadap pertumbuhan tanaman Tribulus. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni-Agustus 2017 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian UNS di Kecamatan Jumantono, Karanganyar. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola tersarang dengan dua faktor perlakuan dan tiga ulangan. Faktor pertama adalah naungan dengan 4 taraf (0, 25, 50 dan 75%). Faktor kedua adalah kadar NaCl dengan empat taraf (0, 1.000, 2.000, dan 3.000 ppm). Hasil penelitian menunjukkan perlakuan naungan 25% memberikan hasil paling besar terhadap rata-rata tinggi tanaman. Perlakuan naungan 75% dan kadar NaCl 1.000 ppm memberikan pertumbuhan paling lambat pada saat muncul bunga. Perlakuan naungan 50% dan kadar NaCl 3.000 ppm memberikan pertumbuhan paling rendah pada panjang akar. Semua perlakuan naungan menghasilkan volume akar yang lebih kecil dibandingkan dengan perlakuan tanpa naungan. Perlakuan tanpa naungan dan kadar NaCl 3.000 ppm memberikan pertumbuhan paling tinggi pada berat segar. Perlakuan naungan 75% dan kadar NaCl 1.000 ppm memberikan pertumbuhan paling rendah pada berat segar. Perlakuan naungan 75% dan kadar NaCl 2.000 ppm memberikan pertumbuhan paling rendah pada berat kering.

Kata Kunci


Tribulus terrestris; intensitas cahaya; kadar NaCl

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ai NS, Banyo Y. 2011. Konsentrasi klorofil daun sebagai indikator kekurangan air pada tanaman. Jurnal Ilmiah Sains 11(2): 166-173.

Effendi B. 2016. Pertumbuhan, produksi, dan kadar sinensetin tanaman kumis kucing (Orthosiphon aristatus Bl. Miq.) pada berbagai intensitas naungan dan cara pemupukan nitrogen. Institut Pertanian Bogor, Bogor : Skripsi.

Egamberdieva D, Davranov K, Wirth S, Hashem A, Abd_Allah EF. 2017. Impact of soil salinity on the plant-growth promoting and biological control abilities of root associated bacteria. Saudi J Biological Sciences 24: 1601-1608.

Gultom EN, Basyuni M, Utomo B. 2015. Pengaruh intensitas cahaya terhadap pertumbuhan dan konten rantai panjang polyisoprenoid pada mangrove sejati mayor berjenis sekresi Sonneratia caseolaris (L.). Peronema Forestry Science Jorunal 4(3): 173-179.

Hermanto N, Purnomo D, Dewi WS. 2014. Peningkatan kandungan stigmasterol pada simplisia purwoceng (Pimpinella alpine, Molk) melalui pengelolaan cahaya dan pupuk sulfur. J El-Vivo 2(2): 37-45.

Nasri N, Saidi I, Kaddour R, Lachaal M. 2015. Effect of salinity on germination, seedling growth and acid phosphatase activity in lettuce. American Journal of Plant Sciences 6: 57-63.

Negrao S, Schmockel S.M, Tester M. 2016. Evaluating physiological responses of plants to salinity stress. Annals of Botany 119: 1-11.

Panggabean FDM, Mawarni L, Nissa TC. 2014. Respon pertumbuhan produksi bengkuang (Pachyrhizus erosus (L.) Urban) terhadap waktu pemangkasan dan jarak tanam. J Online Agroteknologi 2(2): 702-711.

Pantilu LI, Mantiri FR, Ai NS, Pandiangan D. 2012. Respons morfologi dan anatomi kecambah kacang kedelai (Glycine max (L.) Merill) terhadap intensitas cahaya yang berbeda. J Bioslogos 2(2): 79-87.

Probowati RA, Guritno B, Sumarni T. 2014. Pengaruh tanaman penutup tanah dan jarak tanam pada gulma dan hasil tanaman jagung (Zea mays L.). J Produksi Tanaman 2(8): 639-647.

Rahil M, Hajjeh H, Qanadillo A. 2013. Effect of saline water application through different irrigation intervals on tomato yield and soil properties. Open J of soil science 3: 143-147.

Sinaga A, Ma’ruf A. 2016. Tanggapan hasil pertumbuhan tanaman jagung akibat pemberian pupuk urea, SP-36 dan KCl. J Universitas Asahan 12(3): 51-58.

Widyastuty M. 2017. Pengaruh benziladenin (BA) dan intensitas cahaya terhadap pembungaan anggrek dendrobium hibrida. Program Pascasarjana Universitas Lampung : Tesis.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.