Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Adopsi Petani terhadap Penerapan Sistem Pertanian Jajar Legowo di Desa Barukan Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang

Eldo Ryan, Tinjung Mary Prihtanti, Hendrik Johannes Nadapdap

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh usia, tingkat  pendidikan, pengalaman usaha tani, luas lahan ,dan karakteristik inovasi terhadap adopsi  sistem pertaniaan jajar legowo 4:1 oleh petani di desa barukan kecataman tengaran kabupaten semarang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan juli sampai agustus 2017 di kelompok rukun santoso tani yang mendapatkan pelatihan pengembangan sistem pertanian jajar legowo di kelurahan barukan kecamatan tengaran kabupaten semarang, daerah ini dipilih secara purposive (sengaja). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode pengambilan data melalui wawancara, observasi dan pencatatan yakni dengan seluruh anggota kelompok tani rukun santoso sejumlah 60 orang. Analisis data menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama usaha tani dan karakteristik inovasi berpengaruh nyata (signifikan) terhadap adopsi teknologi jajar legowo 4:1 di desa barukan kecamatan tengaran kabupaten semarang dalam hal ini dapat dibuktikan dengan nilai signifikansinya < 0,05 dimana nilai signifikansi lama usaha tani nilai wald sebesar 4,019 dengan nilai signifikansi sebesar 0,045 < 0,05 dan karakteristik inovasi  nilai wald sebesar 15,482 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Sedangkan Usia, Tingkat pendidikan, dan Luas lahan tidak berpengaruh signifikan terhadap adopsi teknologi jajar legowo 4:1.


Kata Kunci


Adopsi-Inovasi, Regesi-Logistik, Jajar-Legowo.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anas Sudijono. 2009. Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: Rajawali pers.

Hasyim, Hasman. 2006. Analisis Hubungan Karakteristik Petani Kopi Terhadap Pendapatan (Studi Kasus: Desa Dolok Seribu Kecamatan Paguran Kabupaten Tapanuli Utara). Jurnal Komunikasi Penelitian. LembagaPenelitian. USU: Medan.

Hosmer, D.W dan Lemeshow, S. (1989). Apllied Logistic Regression. New York: John Wiley dan Sons.

Inggit Rachmiyanti.2009.” Analisis Perbandingan Usahatani Padi Organik Metode System Of Rice Intensification (SRI) Dengan Padi Konvesional. Skirpsi Program Sarjana Ekstensi Manajemen Agribisnis Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor.

Kartasapoetra, A.G. 1991. Teknologi Penyuluhan Pertanian. Bumi Aksara. Jakarta

Restu Edianur Rochman. 2008.” Analisis Daya Saing Beras Pandan Wangi dan Varietas Unggul Baru ( Oryza Sativa) (Kasus Desa Bunikasih Kecamatan Warungkondang Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat). Universitas Institut Pertanian Bogor

Saleh,dkk. 2017. Tingkat Adopsi Inovasi Sistem Tanam Jajar Legowo Di Kelompok Tani Sedyo Mukti Desa Pendowoharjo Kecamatan Sewon Kabupaten Bantul. Skripsi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Siti,dkk. 2016. Peranan Penyuluhan Pertanian Terhadap Penerapan Sistem Tanam Jajar Legowo. Skripsi Fakultas Pertanian Universitas Majalengka.

Soekartawi, 1988. Prinsip Dasar Komunikasi Pertanian. Jakarta : Universitas Indonesia

Suprapto T, Fahrianoor. 2004. Komunikasi Penyuluhan dalam Teori dan Praktek. Yogyakarta: Arti Bumi Intaran Pr.

Zulvera. 2012. Efektifitas Sekolah Lapangan Pengendalian Hama Terpadu Dalam Penyuluhan Pertanian (Kasus Provinsi Sumatra Barat). Tesis. Program Pascasarjana IPB


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.