Kadar Flavonoid Total Tanaman Iler (Plectranthus scutellayoides) dari Berbagai Daerah

Heru Sudrajad, Dian Susanti, Yuli Widyastuti

Sari


Eksplorasi adalah kegiatan pelacakan, penjelajahan, mencari dan mengumpulkan jenis-jenis sumberdaya genetik tertentu (tumbuhan obat) untuk dimanfaatkan dan mengamankannya dari kepunahan. Khasiat tanaman obat erat hubungannya dengan kandungan senyawa aktif yang sangat dipengaruhi faktor genetik, lingkungan dan kultur teknis. Tanaman iler (Plectranthus scutellayoides) bermanfaat sebagai obat wasir, bisul, demam nifas, radang telinga dan haid tidak teratur. Kandungan kimia daun  iler yaitu saponin, flavonoid, polifenol dan minyak atsiri. Tanaman iler di tanah air banyak macam varietas dan jenisnya. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian dalam rangka mencari tanaman iler yang ada berpotensi untuk digunakan sebagai tetua dalam program pemuliaan untuk menghasilkan varietas unggul yang mempunyai kandungan senyawa bioaktif yang tinggi. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan satu faktor perlakuan yaitu daerah asal pengambilan tanaman iler yaitu Jawa Tengah (Tawangmangu), Jawa Barat (Citereup), Jawa Timur (Malang), Sumatra Barat (Medan) dan Irian Jaya (Jayapura). Hasil penelitian menunjukkan tanaman iler dari  daerah Jawa barat (Citereup) diperoleh rata-rata kadar flavonoid total tertinggi yaitu 0,37 %). Hasil eksplorasi tanaman iler didapatkan 10 (sepuluh) jenis tanaman.


Kata Kunci


Eksplorasi; Iler; Plectranthus scutellayoides

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.