Peran Stakeholders dalam Mendukung Keberlanjutan Padi Salibu di Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat

Sri Wahyuni

Sari


Padi salibu merupakan salah satu bentuk teknologi berbasis kearifan lokal yang dapat menjadi solusi untuk menghadapi peningkatan kebutuhan bahan pangan di Indonesia, serta membantu dalam mendorong ketahanan dan keamanan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan sistem sosial, dukungan pemerintah dan keberlanjutan penerapan teknologi salibu di Kabupaten Tanah Datar, dan 2) menganalisis hubungan sistem sosial dan dukungan pemerintah terhadap keberlanjutan penerapan padi salibu di Kabupaten Tanah Datar. Penelitian ini dirancang secara kuantitatif menggunakan metode survei dan didukung data deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian dipilih secara purposif berdasarkan topografi lokasi, yaitu di Kecamatan Sungai Tarab dan Kecamatan Batipuh. Analisis data penelitian dilakukan dengan menggunakan analisis statitistik deskriptif dan statistik inferensia menggunakan software SPSS 23.00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem sosial yang terdiri atas tokoh masyarakat, kontak tani, penyuluh, dan Unit Pelayanan Teknis; dan Dukungan pemerintah berupa ketersediaan pupuk dan kegiatan pelatihan, di Kecamatan Sungai Tarab dan Kecamatan Batipuh umumnya mendukung keberlanjutan penerapan padi salibu. Di Kecamatan Sungai Tarab sistem sosial dan dukungan pemerintah memiliki hubungan nyata dengan keberlanjutan penerapan padi salibu. Sedangkan di Kecamatan Batipuh, hanya sistem sosial yang memiliki hubungan nyata dengan keberlanjutan penerapan padi salibu.


Kata Kunci


dukungan pemerintah, keberlanjutan, padi salibu, sistem sosial

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ansor M, Nurbaiti. 2014. Relasi Gender Dalam Ritual Kenduri Blang pada Masyarakat Petani di Gampong Sukarejo Langsa. At-Tafkir 7(1): 48-66.

[Balitbangtan] Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian. 2015. Panduan Teknologi Budidaya Padi Salibu. Jakarta: Kementerian Pertanian.

Bestina, Supriyanto, Hartono S, Syam A. 2005. Kinerja Penyuluh Pertanian dalam Pengembangan Agribisnis Nenas di Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Jurnal Pengkajian dan pengembangan Teknologi Pertanian. 8(2): 218-231.

[Dirjen Tanaman Pangan] Direktorat Jenderal Tanaman Pangan. 2017. Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Padi 2017. Jakarta: Kementerian Pertanian.

Erdiman. 2013. Teknologi Salibu Meningkatkan Produktivitas Lahan (3-6 Ton/Ha/Tahun) dan Pendapatan Petani (Rp.15-25 Juta/Tahun). Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sumatera Barat.

_______, Nieldanina, Misran. 2013. Inovasi Teknologi Salibu Meningkatkan Produktivitas Lahan, Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sumatera Barat.

Herlinda S, Dewi R, Adam T, Suwandi, Wijaya A. 2015. Struktur komunitas laba-laba di ekosistem padi ratun: pengaruh aplikasi Beauveria bassiana (Balsamo). Jurnal Entomologi Indonesia. 12(2): 91-99.

Iqbal, M. 2007. Analisis Peran Pemangku Kepentingan dan Implementasinya dalam Pembangunan Pertanian. Jurnal Litbag Pertanian. 26(3): 89-99.

Maifianti KS, Sarwoprasodjo S, Susanto D. 2014. Komunikasi Ritual Kanuri Blang sebagai Bentuk Kebersamaan Masyarakat Tani Kecamatan Samatiga Kabupaten Aceh Barat Propinsi Aceh. Jurnal Komunikasi Pembangunan. 12(2): 30–35.

Mannan S, Nordin SM, Rafik-Galea S, Rizal ARA. 2017. The Ironies of New Innovation and The Sunset Industry: Diffusion and Adoption. Journal of Rural Studies 55:316-322. DOI: https://doi.org/10.1016/j.jrurstud.2017.07.015

Putra AWS, Hariadi SS, Harsoyo. 2012. Pengaruh Peran Penyuluh dan Kearifan Lokal terhadap Adopsi Inovasi Padi Sawah di Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar. KANAL. 1(1): 85-101.

[RKT Kementan] Rencana Kerja Tahunan Kementrian Pertanian. 2014. Rencana Kerja Tahunan Kementrian Pertanian Tahun 2015. Jakarta: Kementerian Pertanian.

Ritonga ES. 2015. Uji Adaptasi Galur – Galur Padi Ratun Di Lahan Pasang Surut Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau. Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal.

Sinaga PH, Trikoesoemaningtyas, Sopandie D, Aswidinnoor H. 2015. Daya Hasil dan Stabilitas Ratun Galur Padi pada Lahan Pasang Surut. Penelitian Pertanian Tanaman Pangan. 34(2): 97-104.

Susilawati, Purwoko BS. 2012. Pengujian Varietas dan Dosis Pupuk untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Hasil Ratun-Padi di Sawah Pasang Surut. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian. 15(1): 47-54.

Suwandi, Ammar M, Irsan C. 2012. Aplikasi Ekstrak Kompos Meningkatkan Hasil dan Menekan Penyakit Padi Sistem Ratun di Sawah Pasang Surut Kabupaten Banyuasin. Jurnal Lahan Suboptimal. 1(2): 116-122.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.