Uji Efektivitas Ekstrak Daun Sirsak sebagai Insektisida Nabati terhadap Mortalitas Kutu Daun (Aphis glycines Matsumura) pada Tanaman Kedelai

Mohammad Hoesain, Sigit Prastowo, Rinanda Apsari

Sari


Kedelai (Glycine max L.) merupakan tanaman polong-polongan yang menjadi bahan dasar banyak makanan, namun produksinya masih rendah.  Produksi kedelai nasional saat ini belum mampu untuk mencukupi kebutuhan konsumsi masyarakat Indonesia. Salah satu penyebab yang mempengaruhi produksi kedelai adalah adanya OPT  yang dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan tanaman kedelai. Serangan hama Aphis glycines Matsumura dapat mengakibatkan kehilangan hasil 58% pada tanaman kedelai. Pengendalian hama A. glycines pada penelitian ini menggunakan ekstrak daun sirsak yang mengandung senyawa kimia flavonoid, saponin dan steroid yang bersifat toksik terhadap hama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan ekstrak daun sirsak sebagai insektisida nabati terhadap mortalitas kutu daun (A. glycines) pada tanaman kedelai. Rancangan percobaan yang digunakan adalah RAL dengan faktor tunggal dengan 3 kali ulangan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa mortalitas tertinggi berada pada konsentrasi tertinggi yakni antara 15% hingga 30%. Konsentrasi tersebut juga memiliki waktu tercepat dalam mengendalikan hama kutu daun

Kata Kunci


Mortalitas; Ektraksi; Sirsak; Insektisida Nabati

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.