Respons Jamur Tiram Putih dan Kuping terhadap Substrat dari Sampah Rumah Tangga Bervariasi Rasio C/N

Agus Sugianto, Abdul Kodir Jaelani, Priyagung Hartono, Anis Sholihah

Sari


Penelitian  telah dilaksanakan untuk mengetahui respons dua jenis jamur kayu yaitu jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) dan jamur kuping (Auricularia polytrica) terhadap  berbagai rasio C/N substrat yang berasal dari sampah rumah tangga. Percobaan dilaksanakan mulai Juli  sampai dengan Nopember 2017, di rumah jamur Fakultas Pertanian, Universitas Islam Malang, Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur. Rancangan percobaan yang digunakan adalah RAL faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama jenis jamur terdiri lima taraf (jamur tiram putih, jamur tiram merah, jamur tiram coklat, jamur kuping, dan jamur shitake). Faktor kedua rasio C/N substrat terdiri empat taraf (15, 30, 45, dan 60). Hasil percobaan menunjukkan penggunaan sampah rumah tangga sebagai substrat tanam jamur yang terbaik untuk jamur tiram putih dan kuping adalah dengan rasio C/N 38,3  dan 39,9 karena mampu menunjukkan nilai efisiensi biologi yang tinggi.


Kata Kunci


jamur tiram, jamur kuping, rasio C/N, substrat, dan sampah rumah tangga

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Chang, S.T., and P.G. Miles. 1989. Edible Mushrooms and Their Cultivation. CRC Press, Inc. Boca Raton, FL.

Gunawan, A. W. 1992. Budidaya Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) Pada Serbuk Gergaji Kayu Jeujing (Albazia facataria) Technol. 4: 20-24.

Kartika, L., Y.M.P.D. Pudyastuti, dan A.W. Gunawan. 1995. Campuran Serbuk Gergaji Kayu Sengon dan Tongkol Jagung Sebagai Media untuk Budidaya Jamur Tiram Putih. Hayati. 2 : 23-27.

Sugianto, A. 1999. Rekayasa Limbah Bagas Sebagai Alternatif Media Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus). J. Al-Buhuts. 24: 5-9.

Sugianto, A. 2016. Pengembangan Teknologi Jamur Kayu Sebagai Pangan Alternatif. Intimedia, Malang.

Sugianto, A. 2017. Inovasi Teknologi Jamur Tiram Putih untuk Melipatgandakan Produksi, Intimedia, Malang.

Sugianto, A (1). 2005. Respon Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) terhadap substrat Jerami Padi Bervariasi Rasio C/N dan Penambahan Nutrisi AGS+ Bervariasi Dosis. Media Penelitian Sains. I : 1 (34-41).

Sugianto, A (2). 2005. Pengujian Model Injeksi Nutrisi Cair AGS+ Pada Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) dengan Substrat Bervariasi Rasio C/N. Jurnal Agritek. XIII : 1 (18-24).

Sunawan dan A. Sugianto. 2001. Pengembangan Pertanian Lahan Sempit Di Daerah Kurang Subur dengan Budidaya Jamur Sistem Semi Modern yang Memanfaatkan Berbagai Limbah Pertanian. Laporan Penelitian Dosen Muda Berbagai Bidang Ilmu. Dirjen Dikti. Departemen Pendidikan Nasional. Jakarta.

Suriawiria, U. 2000. Sukses Beragrobisnis Jamur Kayu, Shitake, Kuping dan Tiram, Penebar Swadaya , Jakarta.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.