Studi Efisiensi Teknis Usahatani Tebu Tanam Awal dan Tebu Keprasan di Kabupaten Malang

Noor Rizkiyah, Djoko Koestiono, Budi Setiawan, Nuhfil Hanani

Sari


Tebu merupakan bahan baku gula dimana sebagai sumber kalori dan berasa manis. Gula termasuk salah satu dari 9 bahan kebutuhan pokok dan juga bahan industri makanan dan minuman. Secara nasional konsumsi gula terus meningkat dari tahun ke tahun namun tidak diimbangi dengan peningkatan produksi. Salah satu penyebab adalah rendahnya produktivitas tebu dikarenakan tingginya porsi tebu keprasan. Upaya peningkatan produksi yang telah dilakukan antara lain dengan bongkar ratoon.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efisiensi teknis usahatani tebu berdasarkan sistem tanam dan tebu keprasan. Peneltian dilakukan di Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur dan penentuan unit analisis dilakukan dengan non proportioned stratified random sampling berdasarkan sistem tanam dan keprasan dan diperoleh 172 petani tebu. Alat analisis yang digunakan adalah analisis fungsi produksi stochastic frontier. Dari hasil analisis, rata- rata efisiensi teknis sistem  tebu tanam dan tebu keprasan berbeda nyata. Pada sistem tebu tanam lebih efisien dibandingkan tebu keprasan. Kondisi ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat frekuensi keprasan maka semakin rendah nilai efisiensinya. Sehingga upaya peningkatan produkstivitas tebu adalah pengkombinasian penggunaan input produksi dan integrasi dari hulu hingga hilir seperti penentuan rendemen dan varietas tebu yang diharapkan dapat mendorong peningkatan efisiensi dan produksi.


Kata Kunci


tebu; keprasan; efisiensi; teknis; produktivitas; frontier

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.