Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Pemburu Madu Hutan di Dusun Arung Santek, Pulau Moyo

Muhammad Hidayatullah, Cecep Handoko, Abdul Jafar Maring, Ramdiawan Ramdiawan

Sari


Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang kondisi sosial ekonomi masyarakat dan aktivitas berburu madu hutan di Dusun Arung Santek, Desa Labuhan Aji, Pulau Moyo. Pengumpulan data dilakukan dengan  metode wawancara dan kuisioner kepada 20 responden yang ditetapkan secara purposif sesuai dengan tujuan penelitian.  Analisis data dilakukan secara deskriptif dan dibahas dengan pendekatan konservasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Arung Santek termasuk dalam kelas ekonomi menengah kebawah dengan pendapatan berkisar antara Rp. 1.000.000,- - Rp. 2.000.000,-, tingkat pendidikan rendah.  Pekerjaa utama sebagai petani dan sebagian kecil sebagai nelayan.  Aktivitas berburu madu hutan dilakukan hampir semua laki-laki dewasa di dusun ini, karena nilai ekonomi dari madu hutan relatif tinggi.  Hasil berburu madu hutan yang dilakukan secara berkelompok menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat dari hasil hutan bukan kayu.  Sumberdaya alam yang melimpah membuat masyarakat kurang memperhatikan aspek kelestarian dan keberlanjutan dalam pemanfaatannya. Meskipun belum memberi dampak yang signifikan, namun pemanfaatan yang kurang memperhatikan aspek kelestarian tersebut dikhawatirkan dapat mengancam sumber sumber kehidupan bagi masyarakat dusun Arung Santek dan Pulau Moyo secara keseluruhan.  Sebanyak 70% responden mengatakan terjadi penurunan tutupan lahan, 70% mengatakan terjadi penurunan debit air serta 70% responden mengatakan terjadi penurunan perolehan hasil berburu madu hutan. Perlu komitmen seluruh pihak yang terkait dengan pengelolaan hutan, agar tidak terjadi lagi aktivitas pemanfaatan kawasan hutan yang bertolak belakang dengan nilai-nilai kelestarian lingkungan.


Kata Kunci


Sosial, ekonomi, Arung Santek dan Madu hutan

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anonim. 2007. Threats to Malaysia’s bee trees. Bees for Development Journal 83: 6-8. http://beesfordevelopment.org/uploa ds/ BfDJ83%20Malaysia019. pdf. Diunduh tanggal 31 Oktober 2013.

BKSDA NTB 2009. Wisata Alam Nusa Tenggara Barat. Brosur Balai Konservasi Sumber Daya Alam Nusa Tenggara Barat, BKSDA NTB.

Corlett, R.T. 2011. Honeybees in Natural Ecosystems dalam Hepburn, H.R. dan E. S. Radloff (Eds.). Honeybees of Asia. Springer-Verlag Berlin Heidelberg.

Firdaus. 2005. Faktor-Faktor Penyebab Rendahnya Minat Orang Tua untuk Melanjutkan Pendidikan Anak ke Sekolah Menengah Pertama (Studi Kasus di Sekolah Dasar Negeri Lubuk Sengkuang Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin). Skripsi, tidak dipublikasikan. Universitas Sriwijaya, Palembang.

Hadisoesilo, S.,R. Raffiudin, W. Susanti, T. Atmowidi, C. Hepburn, S.E. Radloff, S. Fuchs, dan H.R. Hepburn. 2008. Morphometric analysis and biogeography of Apis koschevnikovi Enderlein (1906). Apidologie 39 (2008):495–503.

Hegedüs R., Åkesson S. & Horváth G. 2007. Anomalous celestial polarization caused by forest fire smoke : why do some insects become visually disoriented under smoky skies?. Aplied Optics 46 (14) : 2717-2726.

Julmansyah. 2010. Madu Hutan Menekan Deforestasi. Jaringan Madu Hutan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

http://labbadas.sumbawakab.go.id/statis-1-profil.html diakses pada tanggal 27 Febrauari 2018

https://sumbawakab.bps.go.id diakses pada tanggal 27 Febrauari 2018

Kuntadi, 2014. Signifikansi Studi Karakteristik madu Bagi Kepentingan Perlindungan Konsumen, Proseding Seminar Nasional Hasil Penelitian Hasil Hutan Bukan Kayu. Balai Penelitian Teknologi Hasil Hutan Bukan Kayu, Mataram.

Maryani, R., V.B. Arifanti, dan I. Alviya. 2012. Kajian Lanskap Hutan di DAS Kritis dan Non Kritis. Laporan internal Hasil Penelitian. PUSPIJAK. Bogor.

Oktama, R. Z, 2013. Pengaruh Kondisi Sosial Ekonomi Terhadap Tingkat Pendidikan Anak Keluarga Nelayan Di Kelurahan Sugihwaras Kecamatan Pemalang Kabupaten Pemalang Tahun 2013. Skripsi, Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang. Tidak dipublikasikan.

Tahir, A., Bengen, D.G., dan Susilo, S.B., 2002. Analisis Kesesuaian Lahan Dan Kebijakan Pemanfaatan Ruang Kawasan Pesisir Teluk Balikpapan. Jurnal Pesisir dan Lautan. Vol 4. No 3. Hal 1-16

A. Mujetahid M, 2007. Teknik Pemanenan Madu Lebah Hutan Oleh Masyarakat Sekitar Hutan Di Kecamatan Mallawa Kabupaten Maros. Jurnal Perennial 4(1), Hal 36 : 40, Fakultas Kehutanan, Universitas Hasanuddin Makassar.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.