Pengaruh Ekstrak Kosmos Kuning (Cosmos Sulphureus Cav.) pada Perkecambahan Kedelai

Dyah Weny Respatie, Prapto Yudono, Aziz Purwantoro, Y. Andi Trisyono, D.I. Putri D.I. Putri

Sari


Pemanfaatan alelokimia  pada beberapa tanaman sebagai sumber bahan herbisida nabati sudah banyak dilakukan, salah satunya adalah kosmos kuning yang  termasuk famili Compositae (Asteraceae) dan diduga memiliki potensi untuk dijadikan sebagai herbisida nabati karena mengandung senyawa fenol yang memiliki potensi alelokimia. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui potensi kosmos kuning sebagai salah satu sumber herbisida nabati. Penelitian disusun dengan Rancangan Acak Lengkap Faktorial  dua factor yang terdiri dari sumber ekstrak organ tanaman sebagai faktor pertama berupa akar, batang, daun  dansebagai factor kedua adalah konsentrasi ekstrak yaitu 1%, 5%, 10% serta kontrol yang terdiri dari tiga ulangan. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Manajemen dan Produksi Tanaman UGM  dan dilaksanakan di LPPT UGM untuk analisis total fenol. Penelitian dilaksanakan pada pada bulan April – Juli 2016.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kosmos kuning dari semua organ  memiliki pH 5,1-5,8. Nilai daya hantar listrik dan potensial osmotik larutan ekstrak semua organ  meningkat seiring bertambahnya konsentrasi. Daun memiliki nilai daya hantar listrik lebih tinggi dan potensial osmotik lebih rendah dibandingkan sumber lainnya pada konsentrasi yang sama. Analisis kandungan total fenol juga menunjukkan bahwa daun memiliki nilai tertinggi diikuti batang dan akar.. Ekstrak dengan sumber daun, batang, dan akar hingga konsentrasi 10% masih aman untuk diaplikasikan pada kedelai dan diketahui dapat memacu perkecambahan benih kedelai.

 



Kata Kunci


ekstrak ; kosmos kuning ;alelokimia ; kedelai

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.