KONDISI LAHAN KEBUN TEBU SETELAH PANEN DAN KARAKTERISTIK FISIK DAN MEKANIK SERASAH TEBUNYA

Wahyu K Sugandi, Asep Yusuf

Sari


Telah disadari belakangan ini bahwa pembakaran tebu sebelum dan setelah panen dapat
merusak lingkungan hidup serta mengganggu kesehatan manusia di lingkungan perkebunan
tebu. Usaha-usaha untuk menangani serasah tebu yang jumlahnya sangat banyak, yang
mengganggu proses budidaya tebu telah mulai dilakukan. Salah satunya adalah mencacah
serasah tebu menjadi ukuran kecil untuk digunakan sebagai kompos, atau dibenamkan
kembali ke dalam tanah. Proses perancangan alat atau mesin yang berkaitan dengan
penanganan serasah tebu tersebut membutuhkan data pendukung sifat fisik dan mekanik
serasah tebu. Data tersebut akan sangat membantu dalam menghasilkan rancangan alat dan
mesin yang efektif dan efisien baik secara teknis maupun ekonomis. Metode Penelitian ini
adalah analisis deskriptif yaitu melakukan pengukuran dan analisis data untuk mengetahui
kondisi lahan dan karakteristik dari serasah tebu. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa lebar
guludun 120 cm, jarak tanaman 120 cm dan tinggi guludan 20 cm. Kerapatan Kamba serasah
tebu 7,71 kg/cm3, : panjang rata-rata pucuk 162.5 cm, jumlah rata-rata daun per pucuk 4.1
lembar, lebar daun rata-rata 5.0 cm, tebal daun rata-rata 0.3 mm, diameter pangkal pucuk
rata-rata 21.3 mm, dan berat pucuk 57.3 gram.panjang daun 161.1 cm, lebar pangkal daun 4.4
cm, lebar tengah daun 4.1 cm, lebar ujung daun 3.9 cm, tebal daun 0.3 mm, dan berat daun
8.9 gram.


Kata Kunci


Sifat fisik; sifat mekanik; serasah tebu

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.