KEARIFAN LOKAL NELAYAN DI PULAU WEH

Agung Wibowo

Sari


Dinamika kehidupan nelayan sangat tergantung pada kondisi iklim dan cuaca. Pada kondisi
iklim dan cuaca tertentu yang menurut nelayan musim baik jumlah tangkapan ikan melimpah
ruah namun begitu juga sebaliknya pada masa paceklik hasil tangkapan ikan sangat minim.
Nelayan buruh sangat tergantung kepada sejumlah kecil nelayan juragan yang memiliki alat
produksi maupun modal sehingga kurang memiliki akses dan posisi tawar. Dengan dasar itu
maka masalah dalam penelitian ini adalah apakah kearifan lokal yang dimiliki dan
berkembang pada nelayan mampu membangkitkan nelayan untuk keluar dari kemiskinan?
Untuk itu, paper ini mengungkapkan sebuah studi kasus di Desa Ujong Kareung Kecamatan
Sukajaya Kota Sabang. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan
menggunakan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nelayan di
Pulau Weh dapat menjaga kelestarian pesisir dan laut dan menjadi bagian dari cara hidup
mereka yang arif agar dapat memecahkan masalah mereka sendiri, sehingga mereka dapat
terus melangsungkan kehidupannya bahkan dapat berkembang atau berdaya secara
berkelanjutan bersama kearifan lokal dan tradisinya.

Kata Kunci


nelayan; kearifan lokal; tradisi

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.