ANALISIS DAYA SAING STROBERI DI KABUPATEN PURBALINGGA JAWA TENGAH (STUDI KASUS DI DESA SERANG KEC KARANGREJA KAB PURBALINGGA)

Dennanda Elpharani, Endang Siti Rahayu, Mei Tri Sundari

Sari


Stroberi merupakan salah satu komoditas buah-buahan yang memiliki nilai jual dan produksi
yang tinggi yang merupakan sumber usaha yang penting dan memberikan keuntungan di Desa
Serang Kabupaten Purbalingga. Jumlah produksi stroberi tahun 2013 di Kabupaten
Purbalingga merupakan jumlah produksi tertinggi diantara 5 Kabupaten sentra produksi
stroberi lainnya di Jawa Tengah. Jumlah produksi yang tinggi menjadi peluang untuk terus
memperluas pangsa pasar buah stroberi dari Desa Serang sehingga diharapkan dapat menjadi
komoditi ekspor unggulan yang dapat bersaing di Pasar Internasional. Produksi stroberi yang
tinggi di Desa Serang bukan merupakan suatu jaminan bahwa komoditas stroberi tersebut
memiliki daya saing yang tinggi, sehingga diperlukan proses analisis keunggulan komparatif
dan kompetitif untuk mengetahui posisi daya saing komoditas stroberi di Desa Serang. Tujuan
penelitian adalah (1) Untuk mengetahui biaya, penerimaan dan pendapatan usahatani buah
stroberi di Kabupaten Purbalingga, (2) Untuk mengetahui kelayakan usahatani buah stroberi
di Kabupaten Purbalingga, dan (3) Untuk mengetahui daya saing usahatani stroberi di
Kabupaten Purbalingga.
Metode penelitian dilakukan dengan teknik survey. Metode pengambilan sampel petani
menggunakan Stratified Random Sampling sebanyak 40 responden petani berdasarkan strata
luas lahan yang dimiliki oleh petani stroberi. Jenis data yang digunakan adalah data primer
dan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis usahatani,
perhitungan B/C Ratio, dan perhitungan Biaya Sumberdaya Domestik (BSD) untuk
mengetahui daya saing buah stroberi di Kabupaten Purbalingga menggunakan keunggulan
komparatif dan kompetitif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) total rata-rata biaya mengusahakan usahatani
stroberi di Desa Serang sebesar Rp.18.442.467 per usahatani per musim tanam. Rata-rata
penerimaan yang diperoleh petani per musim tanam adalah Rp 39.081.320 per usahatani.
Rata-rata pendapatan petani dari usahatani stroberi per musim tanam adalah Rp.20.638.852
per usahatani. (2) Nilai efisiensi usahatani yang ditunjukkan dari nilai perbandingan
pendapatan dan biaya usahatani sebesar 1,11, yang menunjukan bahwa usaha layak
diusahakan dan memberikan manfaat secara ekonomi. (3) Usahatani stroberi di Desa Serang
memiliki daya saing dan mampu memanfaatkan sumberdaya domestik dengan nilai BSD
sebesar Rp 6028,99. Usahatani stroberi memiliki keunggulan komparatif dan keunggulan
kompetitif sebesar 0,45 yang berarti bahwa usahatani stroberi efisien secara finansial dan
ekonomi serta mampu bersaing di pasar internasional.


Kata Kunci


Biaya Sumberdaya Domestik; Daya saing; Stroberi

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.