ANALISIS USAHATANI BIOFARMAKA (STUDI KASUS KELOMPOK TANI SRI GUNUNG DESA GUNUNG GAJAH KECAMATAN BAYAT KABUPATEN KLATEN)

Anita Fitriyani, Sri Marwanti, Agustono Agustono

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis besarnya biaya,penerimaan,
pendapatan, efisiensi usahatani dan risiko usahatani di kelompok tani Sri Gunung Kabupaten
Klaten. Metode dasar penelitian ini adalah deskriptif analitik. Metode penentuan lokasi
penelitian secara purposive dengan metode sensus dengan jumlah 30 responden. Hasil
penelitian, biaya rata-rata yang dikeluarkan pada usahatani biofarmaka yaitu
Rp.195.845,40/UT/MT. Rata-rata penerimaan yang diterima oleh petani biofarmaka yaitu Rp.
395.916,67/UT/MT. Pendapatan rata-rata yang diterima yaitu sebesar Rp.
200.071,27/UT/MT. Efisiensi usaha (nilai R/C rasio) usahatani biofarmaka adalah Rp 2,02
yang berarti setiap Rp. 1,00 yang dikeluarkan dalam usahatani biofarmaka akan didapatkan
penerimaan Rp. 2,02 dari biaya yang telah dikeluarkan. sehingga dapat dikatakan bahwa
usahatani biofarmaka kelompok tani sri gunung sudah efisien. Koefisien variasi pendapatan
sebesar 0,009 dengan batas bawah Rp. 196.070,25/UT/MT. Berdasarkan analisis risiko
pendapatan usahatani biofarmaka akan selalu untung (terhindar dari kerugian). Sedangkan
koefisien variasi efisiensi sebesar 0,49. Hal ini berarti peluang menyimpang dari efisiensi
yang dihadapi petani biofarmaka sebesar 49 %.


Kata Kunci


Biofarmaka; Pendapatan; Penerimaan; Efisiensi Usahatani; Risiko

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.