ANALISIS USAHA MINUMAN INSTAN BERBASIS BIOFARMAKA (STUDI KASUS KELOMPOK WANITA TANI SUBUR LESTARI KECAMATAN BAYAT KABUPATEN KLATEN)

Anna Wahyu Setiawati, Sri Marwanti, Agustono Agustono

Sari


Minuman instan berbasis biofarmaka termasuk dalam kategori pangan fungsional (food
splement) yang berasal dari pengolahan tanaman biofarmaka dengan rempah- rempah
(Winarti, 2005). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan,
pendapatan, dan efisiensi usaha (R/C rasio dan B/C rasio) dari usaha minuman instan berbasis
biofarmaka di Kelompok Wanita Tani Subur Lestari Kabupaten Klaten. Metode dasar
penelitian ini adalah deskriptif analitik. Metode penentuan lokasi penelitian dilakukan secara
purposive dan metode penentuan sampel dilakukan dengan metode sensus dengan jumlah 25
responden. Sumber data yaitu data primer dan sekunder. Analisis data yang digunakan adalah
(1) biaya (2) penerimaan (3) pendapatan (4) efisiensi usaha. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa biaya eksplisit yang dikeluarkan dalam usaha minuman instan berbasis biofarmaka di
Kelompok Wanita Tani Subur Lestari Kabupaten Klaten sebesar Rp. 7.613.350 dan
penerimaan yang diperoleh sebesar Rp. 9.9697.500, sehingga jumlah pendapatan dari usaha
minuman instan berbasis biofarmaka sebesar Rp. 2.084.150. Nilai R/C rasio usaha minuman
instan berbasis biofarmaka sebesar 1,27 yang berarti bahwa setiap Rp. 100.000 yang
dikeluarkan dalam usaha minuman instan berbasis biofarmaka akan diperoleh penerimaan
Rp. 127.000. Nilai B/C rasio usaha minuman instan berbasis biofarmaka sebesar 0,27 yang
berarti bahwa setiap Rp. 100.000 yang dikeluarkan dalam usaha minuman instan berbasis
biofarmaka akan diperoleh pendapatan Rp. 27.000, sehingga dapat disimpulkan bahwa usaha
minuman instan berbasis biofarmaka yang dijalankan oleh Kelompok Wanita Tani Subur
Lestari sudah efisien.


Kata Kunci


Minuman Instan Berbasis Biofarmaka; Biaya; Pendapatan; Penerimaan; Efisiensi Usaha

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.