PENGARUH UMUR PANEN DAN KECEPATAN PUTAR SILINDER PERONTOK TERHADAP KUALITAS BENIH PADI VARIETAS`SITUBAGENDIT

Alif Waluyo

Sari


Proses panen dan pascapanen padi merupakan kegiatan penting dalam produksi benih.Ketidak tepatan penangannya dapat menurunkan kualitas benih padi.Informasi pengaruh umur panen dan kecepatan putar silinder mesin perontok terhadap mutu benih padi masih terbatas.Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh umur panen dan kecepatan putar silinder mesin perontok terhadap daya kecambah,kecepatan berkecambah,persentase kecambah abnormal ,T50,persentase gabah rusak .Percobaan lapangan ini menggunakan metode factorial (4x4) dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dua. Faktor pertama adalah umur panen padi (U)yang terdiri atas 4 aras yaitu U1=110 hst,U2=115 hst , U3=120 dan U4=125 hst.Faktor kedua kecepatan putar silinder mesin perontok (T) terdiri 4 aras yaitu T1=500 rpm,T2=550 rpm,T3=600 rpm dan T4=650 rpm ,setiap perlakuan diulang 3 kali.Padi dipanen dengan cara potong tengah, kemudian dirontok dengan power thresher dan diukur kadar airnya (20 – 26 )%,kemudian gabah dijemur dengan sinar matahari sampai kadar air(KA) maximum 13 % (kadar air untuk syarat benih).Hasil pengamatan menunjukkan bahwa kombinasi perlakuannya berpengaruh nyata terhadap daya kecambah dan ada interaksinya,tetapi tidak berbeda nyata dan tidak ada interaksinya terhadap parameter kecepatan berkecambah.Perlakuan umur panen terjadi penurunan nilai persentase kecambah abnormal dan kerusakan fisik benih setelah benih mengalami masak fisiologis tetapi tidak ada beda nyata pada perlakuan kecepatan putar silinder dan kedua perlakannya tidak ada interaksi. Perlakuan umur panen dan kecepatan silinder tidak ada beda nyata terhadap parameter T50 ,kecuali keterlambatan umur panen 5 hari (U=125 hst) terlihat nilanya lebih tinggi (tidak/kurang serempak tumbuhnya), namun kedua perlakuan tidak terjadi interaksi. 


Kata Kunci


umur panen,mesin perontok,mutu benih padi

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.