ANALISIS FAKTOR-FAKTOR SOSIAL EKONOMI YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI CABAI MERAH PADA LAHAN PASIR DI KAWASAN PESISIR KECAMATAN PANJATAN KABUPATEN KULON PROGO

Dhion Ghafara Herputra Joko Sutrisno Wiwit Rahayu

Sari


Abstract:This study aims to determine the factors that affect the socioeconomic red chili farming income on sand land in the coastal Panjatan Sub District Kulon Progo Regency, by analyzing the costs and revenues, the factors that influence the socio-economic as well as social and economic factors that most influence on red chili farm incomes. This study uses descriptive analytical basis. The location study which is in Panjatan Sub District, Kulon Progo Regency. The sampling method by purposive sampling. The data used are primary and secondary. Analysis of the data were used: (1) Analysis of Cost and Revenue; (2) Regression Analysis. The results showed that the cost factors of seed, the land area, number of dependents, the cost of manure, and Phonska significant effect on red chili farm income. The labor costs and length of experience no significant impact on red chili farm income. The results showed: The cost of seeking for one farm (January to March) is Rp. 50,811,183.00 per ha, the amount of revenue is Rp. 160,910,860.00 per ha, and the income of Rp. 110,099,688.00 per ha. Socio-economic factors that most influence the area of land, with the highest standards of regression coefficient is 2.420. Expected farmers were able to expand the land area planted to obtain higher farm income and the need for calculation and planning in every act of farming in order to be able to increase income.

 

Key Words:Red Chili, Sand Land, Coastal area, Income.

 

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor –faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi pendapatan usahatani cabai merah pada lahan pasir di kawasan pesisir Kecamatan Panjatan Kabupaten Kulon Progo, dengan menganalisis besarnya biaya dan pendapatan, faktor –faktor sosial ekonomi yang berpengaruh, serta faktor sosial dan ekonomi yang paling berpengaruh terhadap pendapatan usahatani cabai merah. Penelitian ini menggunakan metode dasar deskriptif analitis. Lokasi Penelitian yaitu di Kecamatan Panjatan, Kabupaten Kulon Progo. Metode pengambilan sampel dengan carapurposive sampling. Data yang digunakan adalah primer dan sekunder. Analisis data yang digunakan adalah (1) Analisis Biaya dan Pendapatan; (2) Analisis Regresi. Hasil penelitian menunjukkan: Besarnya biaya mengusahakan selama satu kali usahatani (Januari-Maret) adalah Rp. 50.811.183,00 per ha, besarnya penerimaan adalah Rp. 160.910.860,00 per ha, dan pendapatan yang diperoleh sebesar Rp. 110.099.688,00 per ha. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa faktor-faktor biaya benih, luas lahan, jumlah tanggungan keluarga, biaya pupuk kandang, dan phonska berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usahatani cabai merah, sedangkan biaya tenaga kerja dan pengalaman tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap pendapatan usahatani cabai merah. Faktor sosial ekonomi yang paling berpengaruh adalah luas lahan dengan memiliki standar koefisien regresi tertinggi yaitu 2,420. Diharapkan petani mampu memperluas luas lahan tanam agar memperoleh pendapatan usahatani yang tinggi serta perlu adanya perhitungan dan perencanaan yang matang dalam setiap tindakan usahatani agar mampu meningkatkan pendapatan usahatani.

 

Kata Kunci:Cabai Merah, Lahan Pasir,Kawasan Pesisir, Pendapatan


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.