ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN KUBIS DI KABUPATEN MAGETAN (STUDI KASUS DI KECAMATAN PLAOSAN)

Lia Indriyani Endang Siti Rahayu Suprapto

Sari


Abstract: The research aims to (1) determine the amount of costs, profits and marketing margins in each marketing channel of cabbage, (2) marketing channels of cabbage most economically efficient, (3) the level of integration between the cabbage market Pasar Sayur- Magetan Regency and Pasar Besar - Ngawi regency. The basic method of this research is descriptive analysis method with survey techniques. Research sites in the subdistrict of Plaosan because it is the area's largest cabbage producer in Magetan regency. The data used are primary and secondary data. Data analysis included descriptive analysis of marketing channels, costs and marketing margins and market integration. The results showed that there are three marketing channels cabbage in Magetan regency which marketing channels I : cabbage farmers à collecting traders à large traders à retailers à consumers, marketing channels II : cabbage farmers à large traders à retailers à consumers, marketing channels III : cabbage farmers à retailers à consumers. Marketing margin percentage in the marketing channels I 51.43%, channel II 42.86% and channel III 28.57%. Farmer's share value at marketing channel I 48.57%, channel II 55.71%, and channel 69.95%. Cabbage marketing channels which are economically the most efficient marketing channel III with the lowest marketing margin percentage and the highest value of the farmer's share. The integration between the cabbage market Pasar Sayur- Magetan Regency and Pasar Besar - Ngawi regency was low with IMC value of 3.4 > 1.

Keywords: Cabbage, Marketing Margin, Farmer's Share, Efficiency Marketing, Market Integration

Abstrak: Penelitian bertujuan untuk (1) mengetahui besarnya biaya, keuntungan dan marjin pemasaran dalam setiap saluran pemasaran kubis, (2) saluran pemasaran kubis yang paling efisien secara ekonomis, (3) tingkat keterpaduan pasar kubis antara Pasar Sayur Kabupaten Magetan dan Pasar Besar Kabupaten Ngawi. Metode dasar penelitian ini adalah metode deskriptif analitis dengan teknik survei. Lokasi penelitian di Kecamatan Plaosan karena merupakan daerah penghasil kubis terbesar di Kabupaten Magetan. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Analisis data meliputi analisis deskriptif saluran pemasaran, biaya dan marjin pemasaran serta keterpaduan pasar. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga saluran pemasaran kubis di Kabupaten Magetan yaitu saluran I : petani kubis à pedagang pengumpul à pedagang besar à pedagang pengecer à konsumen, saluran II : petani kubis à pedagang besar à pedagang pengecer à konsumen, dan saluran III : petani kubis à pedagang pengecer à konsumen. Persentase marjin pemasaran pada saluran pemasaran I 51,43%, saluran II 42,86% dan saluran III 28,57%. Nilai farmer’s share pada saluran pemasaran I 48,57%, saluran II 55,71%, dan saluran III 69,95%. Saluran pemasaran kubis yang paling efisien secara ekonomis adalah saluran pemasaran III dengan persentase marjin pemasaran terendah dan nilai farmer’s share tertinggi. Keterpaduan pasar kubis antara Pasar Sayur Kabupaten Magetan dan Pasar Besar Kabupaten Ngawi adalah rendah dengan nilai IMC sebesar 3,4 > 1.

Kata kunci: Kubis, Marjin Pemasaran, Farmer’s Share, Efisiensi Pemasaran, Keterpaduan Pasar


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.