ANALISIS FINANSIAL DAN RISIKO USAHA PRODUSEN BENIH PADI KABUPATEN REMBANG

Riska Kurnia Ekawati Kusnandar Mei Tri Sundari

Sari


ABSTRACT: The aims of this research are to analyze  of the cost, revenue, profit, feasibility financial and risks experienced by seed rice producers in Kabupaten Rembang.  This research using analysis descriptive.Data analysis method using analysis of the cost, revenue and profit NPV, B/C Ratio, IRR and sensitivity, CV and risk mapping. The results showed that the average income farming seed rice planted by seed producers in Kabupaten Rembang Rp 76.092.857,14. Details fixed costs Rp 29.462.515,48 and the costs were not still Rp 7.436.960,71. Then the advantage of rice seed Rp 39.193.380,95. And farming seed rice planted by seed producers in Kabupaten Rembang worthy to planted for 5 ( five ) years produce NPV values Rp 220.546.610,68, net value  B/C of 9,483 and IRR value 255,39%. The sensitivity of eligibility for farm cultivated rice seed are egilible when the production decline up to 70%, the increase in variable costs a maximum of 353%, and the mean time a decline in production while the variable cost are increasing with maximum of 64%. Risk farming seeds of rice obtained by the results of CV risk production by 0,11, cost  risks 0,02 and  benefit risks by 0,20 so business seed rice experienced profit. Based on risk mapping that occurs be at quadrant II, this risk rarely occur but have very high impact.

Key Words: seed rice, cost, revenue and profit, financial analysis and sensitivity, and risk analysis

 

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan  untuk menganalisis besarnya biaya, penerimaan, keuntungan, kelayakan finansial dan risiko yang dialami produsen benih padi di Kabupaten Rembang Penelitian ini menggunakan diskriptif analitis. Metode analisis data menggunakan analisis biaya, penerimaan dan keuntungan, NPV, B/C Ratio, IRR, sensitivitas, CV dan pemetaan risiko. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa rata-rata pendapatan usahatani benih padi  yang diusahakan produsen benih di Kabupaten Rembang sebesar Rp 76.092.857,14. Rincian biaya sebagai berikut biaya tetap sebesar Rp 29.462.515,48 dan biaya tidak tetap sebesar Rp 7.436.960,71. Keuntungan benih padi tersebut sebesar Rp  39.193.380,95. Usahatani benih padi yang diusahakan produsen benih di Kabupaten Rembang Layak untuk diusahakan selama 5 (lima) tahun menghasilkan nilai NPV sebesar Rp 220.546.610,68, nilai Net B/C sebesar 9,483 dan nilai IRR 255,39%. Sensitivitas kelayakan usahatani benih padi Layak diusahakan ketika terjadi penurunan produksi maksimal 70%, peningkatan biaya variabel maksimal 353%, dan secara bersamaan terjadi penurunan produksi sekaligus peningkatan biaya variabel masing-masing maksimal 64%. Risiko usahatani benih padi di peroleh hasil CV risiko produksi sebesar 0,11, harga sebesar 0,02 dan keuntungan sebesar 0,20 maka usaha benih padi mengalami keuntungan. Berdasarkan pemetaan risiko yang terjadi berada di kuadran II yang risiko ini  jarang terjadi tetapi mempunyai dampak yang sangat tinggi.

Kata kunci : Benih  Padi, Biaya, Penerimaan dan  keuntungan, Analisis Finansial dan sensitifitas, dan Analisis Risiko


Teks Lengkap:

Tidak berjudul

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.